Tags

Sejak heboh Kuch Kuch Hota Hai di Indonesia tahunan lalu saya jadi gandrung sama yang namanya film India. Jadi sering nyewa kaset film India, itupun didukung Ibu saya yang juga suka. Hahaa.. Yaa mana mungkin saya bisa pinjam sendiri tanpa KTP. Ehh.. kemarin kapan itu pas ada Briptu yang nyanyi caiya caiya, mulai de banyak lagi film India yang mampir di TV, sayangnya pasti baru selesai tengahmalam. Dan sering saya ketiduran sebelum filmnya usai. :(

Dari semua film India yang saya lihat, sebenarnya banyak sekali yang saya suka. Tapi seperti biasa, saya jadikan 7 saja lahhh.. Saya urut berdasarkan mana yang paling saya favoritkan. Cek it dot..

1. Veer – Zaara

Ini film yang paling saya suka. Saya sampai bela- belain cari DVD nya supaya bisa saya tonton kapan saja. Saya juga donlot lagu- lagunya, enak sekali didengar. :)

Film tahun 2004 ini, bercerita tentang Veer seorang pemuda India yang rela menutup mulutnya hingga 22 tahun di himpitan dinding 4 sisi penjara Pakistan, demi menjaga nama baik keluarga Zaara. Menurut Veer, Zaara sudah bahagia dengan lelaki pilihan ayahnya . Sedangkan Zaara adalah seorang gadis Pakistan yang rela menghabiskan 22 tahun hidupnya untuk mengembangkan desa Veer di India , itu merupakan mimpi Veer. Dan berita yang didengar Zaara, Veer telah meninggal dalam kecelakaan bis sepulang dari Pakistan.

Wew.. Kebayang? Saling mewujudkan mimpi pasangannya masing- masing selama 22 tahun. Cinta seperti apa itu namanya?? Hmm.. :( menyedihkan. Bagaimana bisa demikian? Dan apa yang ada di ending kisahnya? silahkan tonton sendiri. Film berdurasi 3 jam 12 menit ini cukup untuk membuat mata terasa panas. :)

2. Kabhi Kushi Kabhie Gham

Pertamakali saya nonton film ini pas SD, sampai sekarang belum bosan! Sudah puluhan kali nonton, sampai hapal kata- katanya, tapi tetep aja bagus dilihat. Entah apanya yang menarik dari film itu,mungkin karena aktornya yang ganteng- ganteng.  Haha

Film tahun 2001 ini, berdurasi cukup panjang : 211 menit. Wew.. Banyak sekali cerita didalamnya, penonton seperti berada dalam ombak kehidupan yang kadang membumbung bahagia kadang juga tertikam duka, seperti judulnya yang artinya ‘Kadang senang, kadang sedih’.

Ceritanya tentang keluarga yang tercerai berai, karena saling meninggikan ego masing- masing. Tapi toh akhirnya berakhir dengan indah juga koq. Di film ini saya jadi mengerti kalau rasa sayang ibu pada anaknya itu tulus sekali, tak perduli apakah anak tiri atau anak kandung. Jadi kalau ada cerita- cerita bahwa ibu tiri itu jahat, hmm.. coba liat film ini de. :)

3. Paa

Ini film kedua setelah 3 Idiots  (Meskipun sebenarnya yang lebih dulu keluar justru film ini daripada 3 idiots.) yang saya rasa ceritanya ringan, tidak ditunggangi cerita aneh- aneh yang membuat film India berat ditonton. Ceritanya segar, baru,  gag banyak cinta- cintaan, alurnya jelas. Bagus!

Ceritanya tentang Auro yang memiliki kelainan genetik, progeria. Umurnya baru 12 tahun, tapi fisiknya terlihat seperti berumur 5 kali lipat. Auro hidup bersama ibunya yang seorang dokter. Sedang ayahnya : Amol, sudah meninggalkan dia pas masih di kandungan, demi mengejar cita- citanya sebagai seorang politikus. Hmm.. Untuk tahu gimana kelanjutan ceritanya, monggo menonton sendiri. Saya jamin Tidak Rugi! :)

4. Raavan

Sebenarnya saya suka sekali dengan film ini, tapi berhubung endingnya justru tokoh utama yang mati, saya kesal sekali.

Di film ini, Beera adalah seorang yang berperan sebagai superhero bagi rakyat sekaligus musuh bagi polisi setempat. Beera punya dendam terhadap para polisi, yang mengakibatkan semua Inspektur yang ditugaskan di tempat itu pasti memilih untuk pindah ke lokasi lain. Sampai akhirya, Inspektur Hermant datang ke tempat itu. Istrinya yang bernama Ragini, diculik. Ragini yang mulany berpihak pada suaminya, perlahan mulai kenal sosok Beera yang berbeda. Dan selanjutnya…… Rahasia! Hehe.

Keren lahhh.. Film tahun 2010 ini, berdurasi  139 menit. Kalau seneng dengan film action, silahkan menonton film ini. Seru.

5. 3 Idiots

Ini film pertama yang membuka mata saya, bahwa di India tidak hanya popular dengan yang namanya tari- tarian masal dan kejar- kejaran di tengah hujan. Hmm.. Ada si film sebelum ini yang juga fenomenal ‘Slumdog Millionare’, tapi entah kenapa saya kurang begitu tertarik.

Garis besar ceritanya tentang cara memandang sekolah itu seperti apa, inspiratif sekali ditengah-tengah pola pendidikan yang semakin semrawut. Juga tentang yang namanya passion itu tidak bisa dipaksa, mungkin di negeri ini yang namanya orangtua itu memilihkan anaknya jadi dokter, tapi kalau memang tidak minat terus mau bagaimana lagi?

Film tahun 2009 ini banyak mendapatkan penghargaan dari asal negaranya sana, memang ini film bagus banget siii.. Gag rugilah kalau mau nonton. :)

6. Guzaarish

Film 109 menit ini lahir di tahun 2010, bercerita tentang seorang pesulap Ethan yang harus mengakhiri karirnya karena lumpuh total saat kecelakaan di sebuah acaranya. Sudah enggan hidup dengan semua keterbatasannya, hati, paru- paru, juga beberapa organ lain mulai kehilangan fungsinya satu persatu. Akhirnya ia membuat sebuah keputusan untuk euthanasia, untuk mengajukan suntik mati itu ke pengadilan bukan perkara mudah. Banyak yang menentang.

Berita itu terus bergulir, semakin banyak yang menentang. Ada pula yang mendukung. Hingga akhirnya hari penantian pengadilan yang ditunggu- tunggupun tiba. Hmmm.. Apakah disetujui atau tidak oleh pengadilan?? Tonton sendiri filmnya yaaahhh.. :)

Bagus sekali ceritanya, liat Ethan yang hidup dengan segala keterbatasan tapi tetap bisa membuat hal- hal hebat seperti membuat buku tentang cara terbang dan membuat stasiun radio yang isinya motivasi- motivasi hidup untuk oranglain, bikin jatuh cinta sama yang namanya Ethan. Haha..

7. Kuch Kuch Hota Hai

Jangan ngaku pecinta film India kalau belum kenal film satu ini. Film tahun 1998 ini yang membuat saya tertarik dengan film- film India yang lain. Ceritanya cukup panjang dengan alur maju mundur, menarik.

Dulu saya berpikir, ini film apaan koq  bentar- bentar joget. Ehhh tau- tau koq bagus, jadi seneng. :)

Gag usah cerita ya, isinya kayak gimana, kepanjangan. Hehe..

 

 

Udah itu semua yang bisa saya ceritakan. Hehe.. Hidup Film India!!!! ^^ Ini bukan masalah nasionalisme, tapi fanatisme. Hehe..