Tags

, , , ,

10/12/2011, menjalani banyak jam bersama Chiko. Ampuunn capek sekali.

Sebelumya perkenalkan, Chiko adalah kelinci betina yang tersisa dari 10 kelinci yang saya beli Agustus lalu. Dulunya imut bukan main, nah sekarang udah gede banget, lincah, lari- lari di kandang yang memang tak besar, bikin lubang dimana- mana, tapi tetep saja saya suka.

Setiap pagi, kalau saya di rumah, saya suka menengok ke kandangnya sambil teriak “Chikoooo”.. Eh.. dianya langsung lari ke pintu berdiri pake 2 kaki belakang, kemudian 2 kaki depannya di sandarin ke dinding. Lucuuuu sekali. Bikin gemes. (kapan- kapan saya upload fotonya)

Kembali ke tadi pagi, saya lihat kebun belakang banyak rumput- rumput liar, jadi teringat Chiko. Nah.. segera saya keluarin Chiko dari kandang, padahal udah pelan- pelan. Tapi, dianya bandel banget, cakar- cakar tangan saya sampe berdarah.. Sakit sii, tapi tetap aja sayang sama Chiko. :)

Siangnya, saya latihan bulutangkis sama Dek Fifi di kebun belakang tempat Chiko berada. Kayaknya Chikonya takut sama kita, dianya kabur ke kebun yang lebih belakang lagi. Saya dan Dek Fifi dibuat kebingungan, eh dianya lagi main kejar- kejaran sama kupu- kupu. :)

Jadi kebun di belakangnya kebun belakang saya itu dipenuhin rumput yang tingginya udah setengah meter-an lah, disana banyak banget kupu- kupu. Chiko lari- lari disekitar situ, bikin kupu- kupunya pada beterbangan. Indah sekali.. :) Lagi- lagi pas saya tangkap, Chiko berontak, jadi semakin banyak bekas cakaran Chiko di tangan. :( Tak kehabisan ide, segera saya buka lebar- lebar tempat Chiko tadi nyelip buat keluar dari kebun saya. Eh dianya langsung lari masuk, terus makan rumput sampai ketiduran.

Saya lagi ada rencana ini buat beli sepasang kelinci lagi, Chiko udah waktunya kawin. Ada gag ya yang mau jodohin kelincinya sama Chiko? Betina dewasa, mandiri, gag manja, mau dipoligami.. :) Ada yang mau?