Tags
buat proposal, inilah proposal hidupku, Jamil Azzaini, langkah, membuat proposal hidup, proposal, Tuhan
Lagi- lagi, hari ini tanpa UAS. Beberapa jam berusaha mengerjakan tugas UAS Pemrograman Komputasi bersama kekasih, nihil hasilnya. Susah. Akhirnya menyerah tanpa hasil, karena jika dipaksa mengerjakan toh semakin memicu pertengkaran. Hehehe..
Menengok lagi daftar bacaan milik saya, TUHAN, inilah Proposal Hidupku… adalah judul buku yang saya pilih siang ini. Mungkin ada yang bertanya, untuk apa proposal itu? Apa Tuhan membutuhkannya? Simak tulisan ini baik- baik ya.. Berikut akan saya ceritakan sedikit, apa isinya..
Buku cetakan Mei 2009, karya Jamil Azzaini ini cukup menarik perhatian saya waktu itu. Tersentak dengan kata- kata pada cover belakangnya “Kalau untuk bikin acara yang digelar satu dua hari seperti ini saja kita butuh sebuah proposal, mengapa untuk hidup kita yang berjalan puluhan tahun kita tidak membuat proposal? Mengapa kita membiarkan hidup kita mengalir tanpa arah, tanpa tujuan, tanpa cita- cita?”.. Segera saja saya bawa buku itu ke kasir dan menamatkannya dalam satu hari. Hahaha.
Sebenarnya menamatkan buku dalam 1 hari, sangat tidak disarankan oleh sang penulis. Karena buku ini menghendaki pembaca melaksanakan tugas- tugas bab pertama, baru melahap bab selanjutnya, begitu seterusnya. Sayangnya, sampai sekarang hanya beberapa bab saja yang sudah tuntas. Konsistensi saya terhadap buku ini tergoda oleh banyaknya judul baru yang menarik perhatian saya.
Oke, selesai sudah curhatnya.. Barangsiapa yang ikut pula ingin membuat proposal hidupnya, lagkah pertama yang harus Anda lakukan adalah menyadari bahwa Anda adalah masterpiece yang tiada duanya. Anda bukan hanya mahal, tapi Anda adalah satu- satunya di muka bumi ini. Untuk itu buatlah sebuah tulisan yang menunjukkan hal itu, menunjukkan Anda adalah seseorang yang spesial.
Langkah kedua : Tetapkan prestasi terbaik yang ingin Anda raih. Jangan lakukan pekerjaan murahan. Jangan lakukan pekerjaan yang tidak pantas dilakukan oleh seseorang yang spesial dan berharga mahal. Sejalan dengan prestasi besar yang Anda siapkan, pastikan Anda juga merenungkan bahwa kelak suatu saat Anda, saya, kita semua menyatu dengan tanah, jadi tetapkan juga prastasi apa yang akan kita tinggalkan di muka bumi.
Lagkah ketiga adalah jadilah seorang yang expert, dengan cara : mencurahkan waktu untuk meningkatkan expert Anda, mencari guru Expert, spiritual, dan kehidupan, dan bersahabatlah dengan orang yang mendukung Anda.
Langkah ke empat : Sempurnakan hidup Anda sekarang, dengan cara menetapkan komitmen sikap dan perilaku Anda. Orang- orang besar adalah orang yang menepati komitmennya..
Langkah terakhir adalah menyempurnakan hidup Anda. Sampaikanlah proposal Anda di setiap kesempatan. Selain untuk menginspirasi orang, siapa tahu ada orang yang bersedia membantu salah satu pencapaian yang Anda inginkan..
Jangan lupa berdoa, juga bersyukur atas setiap tahapan yang Anda lalui.
Ayoo.. kita buat proposal hidup.
Dan sebagai penutup, senang kiranya jika Anda meluangkan waktu untuk berbagi proposal Anda dengan saya.. Hehehe

benar, kita harus punya komitmen kuat dalam hidup
keren lho mbak
so apa proposal hidup kamu?
masih belum selesai mbak. hehe
mungkin dengan proposal hidup… hidup kita bisa menjadi lebih tertata… tapi ya kembali lagi ke kedisiplinan kita untuk mewujudkan proposal yang telah kita buat.
siipp.. itu dia, makanya dibutuhkan komitmen yang kuat untuk tidak hanya menulis, tapi juga merealisasikan tulisan tersebut..
“dan bersahabatlah dengan orang yang mendukung Anda” > untuk inilah saya bersahabat dengan Anda,
Oh iya, sekedar saran aja, kalau bisa namanya Pak Jamil dikasih link, tus.. Menghargai beliau lah,
Ini mirip juga sama yang diajarkan Romy rafael, mungkin tekniknya sama,
Terima kasih…
wahh..
terimakasih.
saya tidak punya blog ataupun kontak beliau. hehe (harusnya bukan alasan, karena bisa googling, tapi tadi memang tidak terpikir, mungkin kalau ada waktu segera saya kasih link ke beliau.)
Wah.. kebetulan saya belum menerima ajaran romi rafael..
Saya belum tau apa nama tekniknya, tapi ini nyambung dengan postingmu sebelumnya yaa..? Budayakan MENULIS,
owaalah.. romi rafael niru saya mungkin. ahahaha
Hehe, bisa aja..
Oh iya, siap2 ya saya kasih PR (lagi), insya Allah belum pernah dibahas, mau setelah UAS dikerjain juga ga apa2,
haduhh.. jadi inget pr dari fiqih yang belum saya kerjain.. Masih males. hehe
PR-nya belum pasti tus, hahaha…..
Aku uda posting, mampir yaa..??
Proposal hidup yang bisa dipertanggung jawabkan nantinya dan itu pasti
.
iyaa.. mbak. pasti semua minta dipertanggungjawabkan..
wow, motifator banget sih tulisan anda, good sob, ini contoh anak muda yang penuh semangat, mempunyai tujuan hidup dan menerima masukan dari manapun, Lanjutkan ..!!!
wew. terimakasihh..
saya cuma nulis saja, syukur- syukur bisa membawa manfaat buat orang lain.
karya saipul jamil ? #lho..intinya jual mahal,ah..agar mndapat yg mahal..sehingga menjadi yg trmahal diantara yg mahal..jiah mbulet kyak obat nyamuk..
hehehe.. bisa ajah ini Amir..
Bukan saipul jamil, tapi Pak Jamil Azzaini.
Huh komentar dr saya paling gak berotot..ehh berbobot diantara yg lain -_-..
Membaca langkah-langkahnya… Waow banget! Tapi apa bisa? Maksudku, gimana dengan orang yang sejak kecil didoktrin bahwa mereka adalah seorang yang “tidak spesial” oleh lingkungannya?
hehe, salam kenal
ya sirubahlah mindset nya
apapun yang orang bilang tentang kita, belum tentu mereka benar. Bagaimana Anda tahu kualitas diri Anda jika tidak membuktikannya?
Semangat
bukunya bagus mbak ^^
saya tau dari mas dendys (angkatannya mbak) kalo ngga salah…
tapi blunt pernah nemu :’( hikz….
Owhh.. ya ya tau Dendis darmawan
ya cari dunk, banyak kok di toko- toko online. hehe
Iya ayukk, buat proposal nya dgn teraturrr Dan rapi. Tpi sy skrg LG ingin buat proposal nikahh, hahaah