Makasiiihhh.. ^^

Hari ini aku lihat bayangan di cermin. Seseorang yang begitu kukenal, seseorang yang aku bahkan tak mampu melihatnya tanpa bantuan sesuatu yang dapat memantulkan bayangannya. Yaa.. itu adalah diriku sendiri. Entah kenapa akhir- akhir ini selalu merasa cukup atas apa yang telah diberikan Tuhan kepadaku. Jikalau aku mampu menghitung pasirpun, bilangannya pasti tak melebihi sejumlah anugrah yang telah diberikan-Nya kepadaku. Segala puji bagiMu, Yaa Allah..

Aku memandangi semakin lekat bayanganku sendiri. Aku memang tak terlalu cantik, jauh lah kalo dibandingin sama sapa gitu.. tapi setidaknya aku punya semua organ yang tersusun rapi, lengkap, dan begitu senpurna, pemberian-Nya. Dan tentu saja aku merasa sangat beruntung dibanding dengan beberapa orang yang kurang beruntung lainnya. Yaa.. meski kadang juga ngerasa si, koq aku gag bisa tinggi dan sebagainya, tapi lambat laun mulai ngerti kalo kita tuh udah diciptain dengan sebaik- baiknya bentuk, jadi yaa.. disyukuri ajalah.. ^^

Gag cuma fisik yang ada dibayangan itu, tapi juga sesuatu, yang kusebut dengan aura. Yang banyak dikenal dengan sesuatu yang datang dari dalam, dari hati. Dan itupun tak bisa dibuat2, itu alami yang mencerminkan sapa si diri kita sesungguhnya. Dan yang kulihat adalah kebahagiaan. Yaa.. hari itu aku sedang teramat bahagiaa, rasanya pengen banget ngucapin makasih sama semua orang, yang udah mbuat aku jadi gini..

Pertama, buat keduaorangtuaku yang telah sepenuhnya memberi cinta dan kasih, materi ataupun yang bukan, doa, dukungan, peringatan, dan banyak hal yang tak bisa kuperinci. Mereka yang mengajariku tentang bagaimana hidup, bagaimana menjadi orang yang seperti ini dan itu, dan akhirnya jadilah aku ini. Hormat, dan terimakasih ku untuk mereka.

Kedua, buat 2 adekku. Yaa.. tak kupungkiri aku selalu merasa iri dengan apa yang mereka miliki, tentang kecerdasan atau apalah yang aku tak memilinya, yang kalaupun aku punya pasti mereka jauh lebih baik daripada apa yang kupunya. Tapi, kemudian rasa itu perlahan kutangkis, tak peduli mereka jauh lebih baek atau apalah, mereka adekku, yang darahnya pun mungkin sama dengan darahku, yang seharusnya kusayang, bukan kutempatkan sebagai ’saingan’. AFAM dan FIFI, kasih sayangku tulus untuk kalian.

Ketiga, untuk semua guru, pembimbing dan semua yang mengajariku, yang menjauhkanku dari ’kejahiliah’an. Semoga ilmu yang kalian tularkan padaku, bisa semaksiml mungkin ku manfaatkan. Amiinn..

Untuk teman- temanku, semuuuuaaaaanyyyaaaa.. dari aku lahir (hehe), TK, SD, SMP, SMA, Kuliah, temen les, temen kost, temen bermain, temen organisasi, apa temen apalah..yang tak mampu kusebutin satu2. yang kuyakin mereka masih mengingatku sebagaimana akau selalu mengingat mereka. Terimakasih telah memberi warna- warni indah di hidupku.. ^^

Untuk seseorang yang tiga tahun belakangan ini menemaniku, Yudanis. Yang sering sekali kubuat marah, sedih, saki ati, kecewa, atau apalah itu. Terimakasiiiiihh.. telah bersedia membagi sedikit kebahagiaan denganku. Terimakasih, atas semua perhatian, senyuman, kasih sayang, juga kadang airmata (haha). Aku sayang padanya..

Dan untuk sesuatu yang tak kutahu ia berada dimana. Sesuatu yang selalu mengingatkanku untuk selalu berbuat baik. Sesuatu yang tak pernah lengah sedikitpun selalu memperingatkanku jika aku teledor. Ssesuatu yang tak pernah jauh dariku. Sesuatu yang kusebut dia sebagai hati nurani. Terimakasih…

Terimakasiiiihh….

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s