menguji kekuatan mimpi..

Kali ini bener2 ngerasa gag berdaya.. Semua orang kompak memintaku mencoba peruntungan di snmptn tahun ini, sementara aku terlanjur suka dengan jalanku. Dua sisi di hati terus- terusan berontak menanggapi situasi gag jelas macam ini.

Sisi pertama :

Setiap orang berhak atas hidupnya sediri, begitupun denganku.Aku cinta dengan pilihanku, dan aku janji aku serius akan ini. Itupun sudah teruji dengan 6bulan kuliahku kemarin. Cacian tentang prospek kedepan, hanya kutanggapi dengan senyuman dan tekad kuat ‘suatu saat akan kubuktikan!!’. aku punya banyak mimpi sebagai ilmuan, banyak sekali cita- cita. Dan aku janji akan kuraih semuanya. Pernah sekali kudengar ‘jika kau berjalan menuju mimpi, maka mimpi akan berlari menghampirimu’. Nyatanya?? Aku berlari mengejar mimpi, tapi ia justru meninggalkanku. Ibarat besok adalah gua yang gelap, bekalku hanyalah sebuah lilin yang redup oleh tekanan. Dan kali ini keduaorangtuaku meniupnya keras- keras, hingga padam.Aku berhenti berjalan. Aku berhenti sekarang.

Sisi yang lain :

Gag ada orangtua yang ingin hal buruk menimpa anaknya.  Mungkin benar aku harus berani bermimpi, tapi kali ini sesekali cobalah tengok kehidupan nyata. Mereka gag pengen anaknya gag sukses. Fisika?? Apa yang bisa diandalkan dari seorang sarjana fisika macam aku, yang hanya bermodal mimpi dengan harapan yang sangat kecil?? Bandingkan dengan seorang mahasiswa kedokteran?? Tampak jauh berbeda bukan?? Sekali ini. Aku harus usaha maksimal, buat ibu bapak bahagia. Bukankah kebahagiaannya adalah kebahagiaanku juga? Ya aku akan terus berusaha. Aku akan mencoba.

Dan akhirnya aku menyerah, aku harus mengambil satu keputusan, yang baik untukku juga untuk semua orang. Kuleburkan dua sisi hatiku, dan dengan bijaknya keduanya bilang begini,

‘Sekali ini apa salahnya mencoba?? Ayo kita buktikan kekuatan mimpi. Harus usaha maksimal di snmptn tahun ini. Kalaupun memang kita diterima sebagai mahasiswa kedokteran, okelah.. Kita jalani bersama. Gag akan ada penyesalan, mungkin ini jalan dari Tuhan.Dan mimpi kita kalah. Tapi sebaliknya, jika kita gagal (dengan syarat : sudah berusaha maksimal) berarti memang ini jalan kita. Mimpi sudah membuktikan kekuatannya. Selanjutnya kita akan berjalan menghadapi hari esok dengan sebuah obor dari Tuhan. Ia memberi kita keyakinan, bahwa memang inilah jalan yang terbaik untuk kita. Semangat tutus!! kamu dan kami akan berjalan bersama. Menjadi yang terbaik untuk semua.🙂 ‘

Akhirnya aku lega sangat.. Terimakasih Tuhan..

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s