laki- laki nomor 1

kalo seseorang memintaku menyebut siapa nama laki- laki yang selalu ada didalam hatiku jawabnya pastilah dia. seseorang yang telah mengajariku berbagai hal. selalu menyayangiku, meski sayang-nya tak pernah sepadan dengan rasa sayangku padanya.

seseorang yang selalu menerimaku sebagaimana diriku apaadanya. seseorang yang senantiasa menelanjangi perasaanku dengan tatapan matanya. seseorang yang mungkin pasti tak pernah lagi mampu kutemukan dibelahan dunia manapun.

seseorang yang selalu menyambutku dengan senyumnya yang penuh cinta. seseorang yang selalu mendokanku disetiap detak jantungnya. seseorang yang mengecup hangat kedua pipiku dan keningku senantiasa..

ingin kusampaikan padanya beribu rasa hormat, cinta, dan kasihsayangku hanya padanyaaa…

kupanggil ia dengan sebutan : BAPAK..

bapakku bukan seorang superstar atau superhero seperti dikartun- kartun. namun ia juga bukan bapak biasa seperti bapak semua anak didunia ini (menurutku). bapakku mengalami perjalanan hidup yang tidak semua orang alami.. sebuah kebanggaan bagiku menjadi salah satu orang yang mengenalnya, dan berkesempatan menjadi anaknya.

beberapa waktu lalu bapak mulai cerita pengalaman hidupnya padaku, karena menurutnya akulah yang sudah mengerti mana yang benar dan mana yang tidak. bapak cerita, dia dulunya adalah penghisap ganja (tapi ibu bilang, bapak juga pengedar, entahlah). pas denger itu, tubuhku langsung kaku. entah kenapa aku mulai berpikir berbeda tentangnya. aku menyesali, kenapa aku menjadi anaknyaa???

bapak juga pemabuk, tukang judi juga. itu bapak ceritakan dari mulutnya sendiri kepadaku. awalnya aku hanya diam, karena entah apa yang sedang kupikirkan.

tapi, sejenak kemudian aku menyadari.. betapa semua itu telah ia tinggalkan sebelum ia mempunyai aku sebagai anaknya. betapa banyak perubahannya sampai sekarang.

justru aku bangga Bapak mau menceritakan itu. Yaa.. meski bapak belum menceritakan itu ke adek, bapak takut kalau nantinya adek bakal nyalahin bapak semisal adek ikut terjerumus ke dunia hitam ituh. bapak takut kalo adek bakal menyebut itu adalah sifat yang menurun.

bapak bilang meskipun ia nakal seperti itu tapi dia tak mau menggunakan jarum suntik, itu akan membuat kulitnya mati. kata bapak sii.. semacam gosong gitu bekas suntikan.

bapak juga sekalipun tidak pernah menyentuh perempuan manapun.. karena bapak gag mau ngeliat perempuan disakiti. Maklumlah, bapaknya bapak (mbah kung, red) punya banyak istri. kebetulan bapak adalah anak dari istri pertama,  bapak jadi tau betapa sakit hati ibunya bapak (mbah ti, red) pas di sakiti gitu.

aku pernah punya fotonya bapak jaman dulu. Gantengg koq, terus rambutnya panjang.. haha. kerennn bangett!! pantes aja kalo bapak banyak naksir dulunya. lagian bapak tuh tipe orang yang cool abiss. kalo misal sama orang ituh bapak gag pernah banyak ngomong. kalo di warung buat ngopi gitu, bapak lebih sering duduk dipojok sambil ngrokok sendirian. gag gabung sama pengunjung yang lain di warung ituh.

hmmm.. bapak juga dulunya pembalap loh. sering naek motor dengan kecepatan kayak pedrosa gitu sambil tiduran!! iyaa!! tengkurap gitu!! bisa bayangin? aku juga gag percaya, tapi banyak saksinya koq. hehe.. dan darah pembalap itu mengalir ke darahku. makanya,, bapak agak susah ngingetin aku buat gag kebut- kebutan, aku mesti bilang : Bapak dulu juga gitu gag papa.. hayooo…terus disambut dengan senyuman aneh bapak.

bapak tuh orang yang tau banget masalah Tauhid, bapak ngaji mendasar banget. sering aku debat sama bapak. pernah juga dari jam 11 malem sama jam 4 subuh cuma buat ngomongin masalah ‘lupa’. Aku bilang ke Bapak ‘Lupa itu anugrah bapak, orang kalo gag bisa lupa tuh bisa gila.’. nah, bapak ngeyel kalo lupa itu gag ada, yang bener itu ‘tidak sedang dipikirkan’. ahh.. entahlah. aku juga masih bingung. kalo kurang jelas, tanya aja nah sama bapakku. terus pernah pas aku minta berjilbab itu, argumenku dibantah habis- habisan sama bapak . lagi- lagi aku kalah. darisitu aku jadi ngerti cara bapak memandang satu masalah kayak gimana..

apa lagi yaa???? rasanya gag habis kalo cerita masalah bapakku. tapi aku udah ngantukk.. jadiiiii…

to be continue (aja lahh…)

One thought on “laki- laki nomor 1

  1. Pingback: laki- laki nomor 1 #part : 2 « Tuaffi’s Weblog

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s