kekanak-kanakan

Hari ini, 4 Agustus, saya tercengang melihat adek saya Fifi menangis tersedu. Saat saya Tanya kenapa, ternyata dia ditinggal beberapa teman dekatnya. Sumpah sarapahpun keluar, berjanji dia tak akan berteman dengan mereka- mereka lagi..

Saya hanya tersenyum, bahkan anak kecilpun sakit hati diperlakukan demikian. Haha..

Beberapa saat kemudian adek saya menangis lagi karena terjatuh dan yang saya heran teman- temannyalah yang membawa adek saya ke tempat Ibu dan Bapak jualan buah. Saya Tanya adek saya, ‘Lha itu kan temanmu yang jahat tadi?’. Adek saya menjawab ‘Mereka sudah minta maaf koq..’. Dan terpikir oleh saya, dasar anak- anak memang kekanak- kanakan.

Hati sayapun menyahut, ‘Memang anak kecil, kekanak-kanakan!’

Sisi yang lain menjawab, ‘Kalau urusan marah dan dendam, Siapa yang lebih kekanan-kanakan?’.. Hmm..

**Silahkan menyimpulkan sendiri. Hahaha..

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s