bintang paling terang

Hmm.. Saya sedang berganti gaya lagi. Kali ini jauh berbeda dengan sebelumnya. Mungkin kemarin- kemarin orang melihat saya adalah sebagai seorang yang sedikit manis (hah?? Hanya opini saya) dengan rambut panjang yang keriting begitu cantik (lagi- lagi hanya pendapat saya). Sekarang? Saya justru membabat habis rambut panjang saya!

Banyak teman yang mengira saya frustasi, kecapekan, atau apalah. Saya hanya memandang mereka dengan senyum sambil merasa heran dengan wajah mereka yang menunjukkan perasaan kasihan. Sungguh! Saya tidak sedang seperti apa yang Anda pikirkan!!!! Batin saya

Mungkin karena terlalu sering di keriting, toning, dan berbagai perawatan rambut lain – yang sebenarnya justru merusak. Rambut saya rontok tak terkendali, hingga menipis dan menunjukkan tanda- tanda akan adanya kebotakan. TIDAK! Saya sangat tidak menginginkan hal itu terjadi. Dan setelah berkonsultasi dengan Ibu dan Bapak, akhirnya langkah inilah yang harus diambil. Malah saya senang! Ini yang saya harapkan : BERBEDA.

Mbak Salon saya berkata kurang lebih seperti ini : Bocah kok aneh, yang lain pada minta rambutnya dilurusin, ini malah dikeriting. Yang lain pada heboh dengan hair extension ini malah rambutnya dipotong kayak cowok. Yaahh.. saya hanya menanggapi dengan senyuman.

Saya kadang berpikir, apakah fashionable berarti sama dengan menduplikasi identitas diri sendiri? Ini pertanyaan yang muncul karena pengalaman pribadi saya loh. Alkisah, saat mengikuti mata kuliah Agama Islam 2 semua mahasiswi diwajibkan untuk menggunakan kerudung. Saya yang memang selalu datang terlambat, mendapat tempat duduk paling belakang, dan ada satu hal yang saya anggab menarik.🙂

Sebelum UTS. Dari deretan perempuan, 8 dari 10 kerudung bermodel sama! Salahsatu ujung kerudung ditarik kebelakang kemudian dikaitkan dengan bros bermacam warna ataupun hanya jarum sederhana. Saya sering hendak memotretnya, tapi selalu saja saya lupa untuk meminjam kamera teman. Kareana kebetulan hp saya tak berkamera.

Setelah UTS. Saat presentasi, saya mengamati 6 dari 9 orang perempuan di depan sana sedang menggunakan jilbab ala Marshanda. Wew… Saya pikir, betapa modisnya perempan- perempuan ini.

Dan belakangan ini saya melihat model jilbab yang sedang nge-trend adalah dengan jilbab yang panjang terus entah gimana bisa melilit di kepala, atau yang jilbab tumpuk- tumpuk wara kayak istrinya Indra Bekti, atau jilbab yang penitinya ada di samping jadi sisi yang satunya menjuntai begitu, dan banyak yang lainnnya..

Tidak hanya satu dua orang yang berjilab begituan.. Tapi puluhan!! Hahhh.. saya seperti melihat betapa banyak orang yang ingin menyeragamkan dirinya dengan orang lain. Dan saya sungguh salut dengan orang yang tidak terpegaruh dengan model- model seperti itu, tetap menjadi dirinya sendiri.

Ibarat bintang, seseorang selalu ingin menjadi bintang yang paling terang. Untuk itu.. Jadilah! Satu bintang yang paling terang. Bukan salah satu bintang yang paling terang.

Mengerti maksud saya??🙂

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s