#2 kamar kos saya

Awal tahun ini saya jadi pengen cerita kamar kos saya, sudah beberapa bulan pindah tapi baru kali ini ada kesempatan. Hehehe.. Tak apalah.

Kamar dengan luas sekitar 270 x 230 senti ini menghadap ke barat. Isinya pun tidak jauh beda dengan kamar ko saya sebelumnya, sangat sederhana. Mungkin mencerminkan yang punya, sederhana dan apa adanya.πŸ™‚

Pertama kali membuka pintu, hal yang paling mencolok dari kamar saya adalah sebuah peta dunia yang menempel di dinding diatas sebuah lemari yang tingginya mungkin hanya 1,5 meter. Kenapa ada peta disana? Menempel peta di dinding adalah nasehat dari guru saya. Dulunya, ketika saya bercerita, saya selalu saja berkeluh kesah. Lantas dia memberi saran agar ketika saya mengingat semua kesedihan milik saya, segeralah melihat peta.. β€œLihatlah.. Banyak hal disana yang kamu belum tahu. Banyak disana masalah yang jauh lebih besar dari masalahmu.” Begitu katanya. Dan akhirnya sedikit demi sedikit, kebiasaan saya mulai berubah.

Lemari saya terbilang kecil dengan barang yang sedikit, sehingga masih menyisakan banyak ruang- ruang tak terisi. Diatas lemari ini berjajar buku- buku, cermin, dan jam kecil. Cermin yang hanya berukuran diameter 15 senti ini sangat berbeda dengan milik perempuan lain di kos ini, yang rata- rata cerminnya segede badan.

Di sebelah kanan lemari, ada sebuah bed kayu untuk satu orang. Bed saya kebetulan tidak banyak atributnya. Ada 2 bantal yang tidak pernah berfungsi sebagaimana mestinya, karena saya tidak biasa tidur dengan bantal. Tidak ada boneka pula, saya memang tidak suka dengan bed yang penuh. Dan tidak lupa, selembar sarung milik Bapak yang saya jadikan selimut.

Ada sebuah kardus bekas saya pindah kos kemarin, yang saya sulap menjadi meja laptop. Karena saya pikir daripada kardusnya dibuang dan daripada membeli meja, lebih baik kardusnya dibuat meja. Tidak ada kipas angin, karena sejauh ini saya merasa kamar saya sejuk dan kebetulan saya tidak suka dingin.

Berbeda dengan kos saya sebelumnya, kalau obat nyamuk elektriknya lupa saya nyalakan, pasti nyamuknya menggila, di kamar ini.. Saya sangat jarang memasang obat nyamuk karena memang tidak ada nyamuk. Kalau di kos sebelumnya, saya tidak pernah bangun telat, disini saya sering bolos kuliah gara- gara tidak bisa bangun pagi. Hehe..

Kamar mandinya juga terletak satu lantai. Saya yang terbiasa cuci kaki tangan setiap sampai kos, dulu sering capek sendiri, karena saya harus naik turun tangga. Juga jadi gag takut kalau nyuci malam- malam, karena bisa disambi nonton tv.πŸ™‚

Dan barangsiapa yang ingin berkunjung, silahkan di Manyar Tegal no 3. Bawa oleh- oleh ya kalau mau bertamu. Hehehe..

12 thoughts on “#2 kamar kos saya

  1. wahh ketipu,gue kira sampean gak update” taunya yg diatas itu sticky post..sengaja gak di scroll sampe bwh,koneksi lemot bgt di desa..btw enjoy dg kos barunya mbak,selamat taun baru 2012

  2. wahh ketipu,gue kira sampean gak update” taunya yg diatas itu sticky post..sengaja gak di scroll sampe bwh,koneksi lemot bgt di desa..btw enjoy dg kos barunya mbak,selamat taun baru 2012..

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s