C H A N G E

Kemarin malam, pulang lagi ke Kertosono mengendarai motor tercinta. Di guyur hujan sepanjang jalan, membuat motor melaju sedikit lebih pelan. Karena lelah sudah membayang, sedikit- sedikit mengeluh tentang jalan yang bergelombang membuat motor saya hampir tergelincir, lubang di mana- mana tak terlihat karena tergenang air, belum lagi macet karena ada truk yang mendadak tak mau dijalankan di tengah jalan, ahh.. Sudah hampir 3 tahun saya melintasi jalan ini, kenapa tidak ada perubahan?

Kesal hati membuat tubuh saya semakin lelah, pikiran yang berkemelut membuat badan semakin tak bersemangat. Menyadari semua itu, saya menghentikan semua pikiran saya, menarik napas kemudian tersenyum. Pada saat- saat itu, entah darimana, saya mendengar lagu ini :

If you wanna make the world
a better place
Take a look at yourself and
then make a CHANGE

Yaa.. Lagu itu benar sekali. 3 tahun ini, adakah perubahan berarti yang saya buat? Padahal perubahan besarpun tentunya merupakan akumulasi dari adanya perubahan- perubahan kecil. Ya kan? Dan permulaan yang paling baik, adalah diri sendiri.

Secara tak sadar, sayapun mulai ikut menyanyikan lagu itu sepanjang sisa perjalanan. Lagu milik Michael Jackson dengan judul Man In the Mirror itu membuat saya menikmati sisa perjalanan. Seiring dengan kesal saya menghilang, mendadak langit berubah cerah dan hujan lenyap. Wahh..๐Ÿ™‚

Kalau ingin ikut pula bernyanyi, silahkan download disini. Sangat menginspirasi, bagi yang akan memulai hari..๐Ÿ™‚

I’m starting with the man in the mirror
I’m asking him to change his ways
And no message could have been any clearer

If you wanna make the world
a better place
Take a look at yourself and
then make a CHANGE

38 thoughts on “C H A N G E

  1. Di tempat saya, malah lebih para Mba Tuaffi, jalan provinsi tapi luar biasa, sama dengan ombak di laut banda. Kalau hujam lumpur, dan kalau kemarau debux minta ampun. saya kadang berpikir apakah ini jalan berlubang atau lubang berjalan …..
    Salam kenal dan sukses selalu

  2. Jalan provinsi yang menghubungkan pulau Muna dan Pulau Buton di Sulawesi Tenggara sejauh +/- 75 km.. Sekitar 3 tahun lalu saya pernah meleati jalan itu sampai Desember tahun lalu keadaannya bertambah parah. Kecepatan kendaraan kalau melewati jalan tersebut hanya 10 km/jam. Kalau mobil mungkin harus lebih pelan lagi. Sudah banyak korban yang berjatuhan.

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s