catatan menunggu kantuk

Pagi- pagi.. saya baru sampe Surabaya. Hmm… Baru ini saya ngantuk sewaktu nyetir. Biasanya kalau sudah naik motor, entah ngantuk, capek, badan demam sekalipun tak terasa.. Tapi ini tadi, ya ampun saya sampe teriak- teriak di jalan ben ilang ngantuknya, anehnya tidak hilang. Yasudahlah.. yang penting saya selamat sampai tujuan.😀

Sampai di kos, ajaib ngantuknya ilang! Akhirnya saya buka- buka facebook dan nemu video ini :

 

Baru dua hari kemarin tidak berjumpa, karena kekasih ke luar kota dan saya pulang ke rumah. Kok saya sudah kelimpungan ya? Sebenarnya jauh- jauh hari merencanakan untuk ikut ke Jogja menemaninya kompetisi rubik nasional. Tapi apa daya? Bapak tidak kasih ijin, beliau cukup percaya sama saya sebenarnya, namun takutnya timbul fitnah. Bapak menambahi syarat, boleh pergi, tapi menikah dulu. Nah.. Ini, yang saya gag berani. Hehehe..

Beberapa teman bilang, mbok budal ae lak yo wis, kudune kesempatan adoh kan wongtuo dimanfaatno lah.. Saya tidak biasa seperti itu, rasanya selalu was- was dan cenderung tidak tenang kalau Bapak tidak kasih ijin. Saya anak yang penurut ya?🙂

Wew.. Kok jadi ngelantur sana sini? Yasudahlah, saya akhiri dulu tulisan ini..

Sembari menunggu kantuk datang lagi, mau setrika dulu lah. Ada yang mau nitip?

20 thoughts on “catatan menunggu kantuk

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s