kesal

Saya kesal.

Dia datang pagi dan bilang bahwa di lab ada ini itu.. Saya kecewa dan bertanya ‘Kok aku gag dikasih tau?’. Dia mejawab kurang lebih seperti ini ‘Yo cari tau lah!’. Teman yang lain menyahut ‘Yowes lek enek opo- opo kita gag usah kasih tau awakmu yo’. Dia membalas ‘Aku yo males takon neng kon’.

Masih menahan kesal.

Saya menyetujui menemaninya makan, meskipun sudah makan. Tapi apa yang terjadi? Dia mampir di lab. Meminta saya menunggu, sementara dia entah melakukan apa, sampai saya hilang kesabaran dan pulang.

Sorenya, saat saya bilang bahwa saya pulang duluan dan menyarankan seharusnya dia memberi tahu saya bahwa dia ada kepentingan dan bla bla bla.. bukannya meminta saya menunggu seperti orang gila. Dia malah dengan mudahnya bilang ‘Yo kon iku gag nduwe kesadaran, kon lak yo anggota pisan. Mbok lek liyane resik- resik yo mbantu lah.’. Degg.. Entah kenapa sakit dibilang demikian.

Oke saya salah, saya seharusnya terlibat. Saya salah karena acuh dan tidak punya kesadaran. Saya salah sesalah salahnya. Kalau saya boleh mencari pembenaran, saya hanya kurang kuat mental berada di dalamnya, saya butuh mengulur sedikit waktu, itu saja. Sekarang ditambah lagi dengan dia yang…….. entahlah.

Bertambah kesal.

Teringat saat dia bilang ‘Tus aku kenalno ndek pacarmu ya. Arep njaluk warah program.’. Saya jawab dengan memintanya berkenalan sendiri by fb. Saya segera  mengambil handphone dan meminta kekasih saya untuk tidak membantunya dalam bentuk apapun. Ya.. Saya ikuti aturan main yang berlaku baginya. Setiap orang harus mencari sendiri jalannya.

Biarin saya jahat. Salah sendiri jadi orang gitu banget sih.

8 thoughts on “kesal

  1. tutus (agak) pinter nyembunyiin perasaan ya, gak kayak aku kalo lg marah pasti keliatan bgt aura nggak enaknya😆
    aku jg gak enak lho waktu dibilang gitu, soalnya dibilang anak lab itu jg enggak, toh aku nggak kerja disana, tp yasudahlah🙂
    baidewey, aku mulai ngeblog lg lho, hahaha😀

  2. menurutku memang lebih baik disembunyikan tus, terkadang jujur gak baik juga kalo nggarai sakit hati sesakit sakitnya sampe mau ngutuk orang gitu….. jadi aku acungin jempol deh buat tutus yang berhasil memendam dan hanya dikeluarkan lewat posting😀 daripada dikeluarkan terus kita jadi tengkar, iya nggak? (aku sering soale) and i know who she is……

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s