nabrak

Banyak hal terjadi hari ini. Ada sedih ada pula senangnya, yahh begitulah kehidupan. Ya kan?

Pagi tadi segalanya bermula, saya diminta ambil salak ke Banyakan (salah satu pasar buah di Kediri) sama Dek Afam. Tadinya sih saya pikir dia yang setir, dia sudah bisa pake mobilnya bapak dari pertama dulu, tapi gak, saya yang kebagian nyetir PP dengan berbagai pertimbangan. Malamnya saya begadang dan baru tidur jam 2 an, jadinya ya pagi itu ngantuk sangat. Pas ngeluarin mobil, entah saya yang kurang konsentrasi atau aba- aba adik yang kurang jelas, malah nabrak pagar tetangga. Saya sih kerasanya pelan aja, wong waktu itu posisinya mundur. Adik saya juga sudah memastikan tidak ada apa- apa yang terjadi pada mobilnya juga pada pagarnya. Oke masalah selesai.

Sepanjang perjalanan ke Kediri ya lancar saja, agak deg- deg an juga kalo ketemu polisi, saya belum punya sim soalnya.😀 Eh.. Pas sampai di supplier-nya, salaknya habis. Terang saja saya kecewa, setelah perjalanan yang serasa selamanya (saya tegang sepanjang jalan, sama sekali gak bisa santai) dan harus pulang tanpa membawa hasil.

Sewaktu di Kediri, ibu telpon tanya, apa saya menabrak pagar. Tidak hanya itu, masih dengan ceramah panjang lebar, kenapa saya gak bilang dan bla bla bla, karena pagarnya ambruk, patah, roboh, dan lain- lain. Saya jelas bingung dunk, wong waktu ditinggal baik- baik saja. Saya tanya adek berkali- kali, pagarnya gimana tadi kondisinya, dia juga bilang baik- baik saja. Terus saya lihat mobilnya, memang sedikit pesok.😦 Gawat.

Perjalanan pulang ke Kertosono tidak kalah beratnya. Saya kepikiran pagar yang saya tabrak. Kasihan sama ibu saya, sudah salaknya gak dapat harus ganti pagar tetangga pula. Kamera yang sudah disiapkan untuk fioto- foto di sepanjang sawah pas jalan pulang harus nganggur. Sudah gak kepikiran lagi.

Jeng.. Jengg… Sesampainya di rumah, benar ternyata… Pagar dari tembok itu ambruk, hancur, entahlah.. susah di jelasin, saya sungkan juga mau ambil gambarnya. Bukti keteledoran saya pagi ini.😦

Pas ketemu ibu, saya jelasin keadaannya, adik juga bilang kalau tadi gak keras sama sekali tapi kok bisa separah itu. Ibu saya cuma bilang, ya sudah wes kadung, lain kali hati- hati.

Masalah pagarnya, malam ini sudah beres. Di lembur para tukang semalaman. Kalau lewat di depan rumah itu saya malu sekali. Saya sudah banyak kali mengeluarkan mobil dari situ, beberapa kali terakhis malah tanpa arahan dari orang lain dan lancar. Ini tadi memang sedang ceroboh. Ohya.. meskipun mendebarkan dan bukan yang pertama kali saya nyetir sampai luar kota, itu tadi adalah pengalaman saya nyetir tanpa didampingi seorang pegalaman. Adik sih memang sudah bisa nyetir tapi cuma malam hari waktu mulangin mobil bapak aja, gak sampai sekilo juga -.-

Ohya.. besok adik saya mau ikut kejurkab bulu tangkis. Saya mau nonton pagi- pagi jadi sekarang mau istirahat dulu. Doain adik saya ya..😀

Bye…

2 thoughts on “nabrak

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s