sehari berbagi, seumur hidup terinspirasi

Haiii, Blog! Lama gak ketemu. Saya mau cerita tentang KI, ya KI yang itu! Yang selalu sukses menerbitkan senyuman jika teringat, malam ini misalnya, tepat seminggu setelahnya.

Saya setengah tidak percaya sewaktu mendapat email berisi kabar diterima sebagai inspirator KI. Saya lupa hari apa itu atau tanggal berapa namun senangnya masih terasa, yaa.. senang sekali! Sampai- sampai saya mengganti status di BBM, FB, G+, hingga KTP #eh. Ada rasa tak sabar segera ingin menuntaskan misi mengajar sehari ini tapi.. saat mendekati hari H, pikiran saya justru tidak karuan. Saya grogi, malu, takut, duh.. campur- campur. Ya.. harus saya akui, saya tidak berpengalaman berhadapan dengan anak SD apalagi dalam jumlah besar.

Sabtu (27/9), briefing KI berlangsung menarik. Ini kali pertama bertemu partner mengajar yang sebelumnya hanya saya tahu namanya. Oke, akan saya kenalkan satu per satu partner sehari saya. Pertama,

sebagai fasilitator yang paling keren, yang selalu membakar semangat sekaligus menenangkan hati saya yang gelisah adalahhhh *drumroll* Mbak Muna๐Ÿ˜€. Lalu ada perwakilan panitia KI Nganjuk, Mbak Ficky. Kemudian ada empat inspirator, yaitu Mbak Mifta โ€“yang berhalangan hadir di hari H, Mas Agung, Mas Pandu, dan tentu saja ada saya, hoho. Terakhir, si fotografer sekaligus videografer kita, Kresna.

fullteam

Lokasi penugasan saya yaitu SDN Bendolo, kabarnya adalah yang terjauh. Sekolah ini berada di ujung barat โ€“selatan Nganjuk, berbatasan dengan Madiun dan Ponorogo. Perjalanan dari Nganjuk ke sekolah ini sekitar satu jam dengan kecepatan sedang. Jalanannya berkelok disertai tanjakan dan turunan yang cukup curam, bahkan pada kilometer terakhir, jalan belum teraspal sempurna. Pemandangan kiri dan kanan jalan memanjakan mata meski tidak sehijau layaknya saat musim penghujan. Sayangnya, saya hanya menikmati pemandangan ini saat pulang. Berangkatnya? Duh.. sama sekali tidak berpikir tentang pemandangan, seluruh pikiran saya fokus pada hal- hal yang akan terjadi saat mengajar.๐Ÿ˜€

Saat pick-up yang kami tumpangi melaju melewati SD demi SD, pikiran saya semakin kacau, ditambah jika bertemu anak- anak berseragam merah putih di sepanjang jalan. Jantung semakin berdebar dalam detik- detik terakhir, saya tidak bisa menjabarkannya dalam kalimat yang pas, yang jelas kalau saja saya petasan sudah meledak saat itu juga. Hehe.

Tiba di SDN Bendolo sekitar pukul tujuh. Belum ada guru disana, maklumlah rumah para pengajar disini tidak bisa dibilang dekat. Anak- anak menyambut kedatangan kami dengan berkumpul di depan kelas masing- masing. Meski malu- malu jika didekati, tapi saya tahu mereka ingin dekat dengan kami.๐Ÿ™‚ Bertemu dengan mereka, menggugurkan kegugupan saya seketika.

Kelas III dan IV adalah kelas pertama yang saya ajar dengan jatah waktu 40 menit. Sengaja, dua kelas digabung karena satu dan lain hal yang panjang jika dijelaskan #halah. Seperti biasa, kelas dimulai dengan berdoa. Setelahnya, saya memperkenalkan diri dan mengajak mereka menyanyi lagu โ€˜Kalau Kau Suka Hatiโ€™. Selesai lagu itu, mulailah saya bercerita tentang Thomas Alva โ€˜Ediโ€™son dengan media wayang. Sesekali saya sisipkan lelucon agar adik- adik tetap fokus dengan materi. Nilai- nilai sebagai fokus yang ingin disampaikan saya masukkan dalam cerita si Edi ini, misalnya : saat Edi tidak kunjung menemukan bahan bola lampu, Edi tidak menyerah. Begitu juga pesan saya kepada adik- adik saat bertemu soal yang susah, untuk tidak cepat menyerah kalau ingin sukses seperti si Edi.๐Ÿ™‚ Dua kelas lainnya juga saya ajar dengan metode yang sama.

wayang si edi

Selesai semua acara, adik- adik dari kelas I sampai kelas VI diminta untuk menuliskan cita- cita mereka pada dua buah kertas. Kertas pertama, ditempelkan pada pohon impian. Sedang yang kedua, mereka tempelkan pada balon yang diakhir acara diterbangkan bersamaan. Saya masih terbayang ekspresi bahagia mereka memegang balon dan saat melepasnya ke angkasa, sejenak membuat saya menunduk dan menghapus air mata. Akkk.. Saya berharap mereka masih mengingatnya hingga tua.

Acara sehari itupun saya akhiri dengan perasaan senang tak terkira. Tidak banyak yang bisa saya berikan pada mereka tapi mereka telah memberi pelajaran berharga untuk saya. Adik- adik disana menginspirasi saya. Rasa- rasanya, perjuangan si Edi dalam menciptakan bola lampu tidak ada apa- apanya dibandingkan perjuangan mereka untuk sekedar bersekolah. Yaa.. Mereka menempuh perjalanan jauh, melewati jalanan naik-turun, berjalan kaki, setiap hari! Semoga Tuhan mendengar doa kalian, Dik. Semoga dimudahkan mencapai cita- cita. Ammiinnn…๐Ÿ™‚

Saya mengucap banyak- banyak terimakasih pada semua team sukses KI Nganjuk, untuk kesempatannya.

Terimakasih kepada adik- adik, bapak, dan ibu guru SDN Bendolo, sudah diijinkan menyentuh satu hari ini untuk kita kenang hingga nanti.

Terimakasih kepada Mbak Muna, Mbak Ficky, Mas Agung, Mas Pandu, dan Kresna, semoga ada kesempatan lain untuk bertemu.

Dan.. Terimakasih kepada Tuhan untuk rencanaNya yang sempurna.๐Ÿ™‚

siswa*Seluruh foto diambil oleh Kresna.

20 thoughts on “sehari berbagi, seumur hidup terinspirasi

  1. huhuhuuu… saya jadi teringat waktu menghibur anak-anak pengungsi sinabung, melihat mereka tertawa saat diajak bermain, rasanya bahagia sekali. apalagi saat mendengar cita-cita mereka, semoga kelak mereka menjadi generasi bangsa yang mencerahkan negara ini ya mbak๐Ÿ™‚

  2. wah seru pasti,,, saya sempat ke SDN Bendolo tapi cuman buat ngambil Balon buat closing ceremony di SDN Bareng 3… Indah sekali pemandangan disepanjang jalan meski tracknya cukup menantang๐Ÿ˜€
    Salam – Adibriza

  3. Apa yang kau ingat dariku? Ku harap itu adalah kebaikan, atau kalaupun ada keburukan, semoga itu termaafkan. Maka berbagi, walaupun hanya sekali atau sehari, namun biila menginspirasi bahkan hingga seumur hidup, maka itu lebih baik.

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s