When will I see you again?

Sepagian bayanganmu hadir membuat nyeri di hati tak kunjung hilang.

Kubuka kembali semua akun media sosialmu. Barangkali ada satu dua kabar baru yang belum ku tahu. Sudahlah.. tak perlu tanya untuk alasan apa. Aku hanya ingin melihatmu baik- baik saja.

Kau tahu, dari sekian banyak perbedaan, ada satu yang sedikit menyakitkan. Adalah aku mencintaimu diam- diam. Dan kamu, membenciku terang- terangan.

Kamu menyindirku, mengumpatku, mengejek masa- masa bahagiamu denganku. Tak mengapa. Justru pada saat itu aku merasa bahwa akulah satu- satunya dipikiranmu.

Ahh… Aku tidak berharap waktu berjalan mundur. Bahkan terlalu muluk, jika berdoa bisa bersanding denganmu. Aku bahagia begini. Biar saja cintaku tetap menjadi diam.

Aku yakin kita akan bertemu. Semoga saat itu, cintaku tak sebesar ini.

P.S : Sejenak, lupakan dia yang bersandar di bahuku. Dan lupakan pula, ia yang erat menggenggam jemarimu.🙂 Ingatlah aku.

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s