Dating Night

Sabtu (21/11) kemarin, bisa jadi Sabtu terbaik yang saya punya.πŸ˜€

Sepagian kekasih dan saya ngambek- ngambekan perkara sepele. Dan yang menyebalkan dari pertengkaran adalah setelahnya justru merasa jauh lebih memahami. Lebih sayang. Hahaha.

Sore kekasih sampai rumah. Mampir beli bakso, ada warung bakso baru buka di Kertosono. Katanya lumayanπŸ˜€. Habis itu, nggak pakai istirahat, langsung ke Nganjuk. Sudah cukup lama, kami nggak keluar kemana- mana. Beberapa bulan, paling jauh ya seputaran Kertosono.

Sepanjang jalan, saat melewati beberapa tempat, kekasih bilang, “ini tempat rawon dulu.” Agak ke barat lagi, “ini dulu pas kehujanan.” Atau, “ini pas beli bubur.” Atau, “ini alfamart, tempat
berteduh.” Dan seterusnya.πŸ˜€ Saya bahkan sebagiannya sudah lupa, ingat kenangannya tapi lupa tempatnya. Heheehe, itu sudah 8 bulan an yang lalu.

Saya : kok inget sih?
Kekasih : ya ingetlah.
S : berkesan ya kalau sama aku?
K : nggak lah.
S : hahaha.. ngaku aja.
K : nggak. (Kesal)

Selesai urusan di Nganjuk, pas adzan Maghrib, jadi langsung cuss ke Masjid depannya alun- alun. Niatnya mau cari maem seputaran situ, tapi nggak ada yang menarik hati.

Jalan mau ke Dapur Kota Angin, eh…nemu Merdeka Coffee. Tempat nongkrong asik banget, ada indoor dan outdoor, kami pilih outdoor. Suasananya pedesaan, ada gasebo dan kursi- kursi kayak di rumah nenek kakek. Hehehe. Menunya buaaannnyyaakk, semuanya keren.

Sudah saya bilang, kami (lebih tepatnya kekasih, dan saya ketularan) hobi makan. Makanan berat dan camilan yang dipesan bikin meja penuh. “Mas nya loh, Dek. Sampai dilihat bolak balik pesenennya. Paling mikir, orangnya dua pesennya segini banyak. Hehehe.”

Apa aja? Milo, Bubble Milkshake, Esem mu (macam es buah, manis kayak senyum kekasih,πŸ˜† ), Rujak cireng, Bakpao landak, paket nasi dan telor dadar, dan terakhir : mie instan plus sayap. Nah kan? Gimana saya nggak gendut? Hoho.

Jam 8 malam sudah sampai lagi di stasiun Kertosono. Sudah dari lama nantang kekasih main Hockey, keturutan juga. Skornya 7-6, 5-7, 7-6. Saya menang!

K : adek curang, aku diajak ngbrol tadi belum siap udah di tendang aja.
S : hehe.. nggak bisa mas.
K : tapi emang nggak sensitif touch screennya.
S : ahh.. kalah ya kalah mas.
K : tipis dek, aku menang harusnya.
S : nggak lah, aku yang menang.
K : besok main lagi, tak menangin.
S : okkee. πŸ˜€

Sampai udah pisah, kekasih di kereta dan saya di kasur, masih aja ribut nggak mau ngaku kalah.πŸ˜€ Tapi hadiahnya sudah saya terima. Apa itu? Voice note. Isinya? Rahasiiaaa.. hehe.

Semoga ada lagi Sabtu- Sabtu lain yang lebih indah.πŸ˜€ semoga. Bye!

*saking asyiknya ngobrol, sampai lupa nggak ada satupun foto yang diambil. Pegang hape aja cuman pas main Hockey, itupun dengan batrei terbatas.πŸ˜€

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s