24 Desember 2015

Hidup selalu punya cara sendiri untuk menjatuhkan harapan- harapan. Selalu. Kali ini, lagi- lagi saya menjadi korbannya. Impian hancur berkepingan. Rencana yang setengah matang, ambyar, mentah seketika.

Saya masih bersikeras untuk tidak diubah. Liburan semester ganjil adalah waktu yang paling tepat. Kenapa? Karena waktu akan dipakai untuk persiapan tes- tes perguruan tinggi dan sekolah favorit pada liburan semester genap. Saya amat sangat tidak tega meninggalkan murid di rumah.

Bagaimana dengan pertengahan semester? Tidak. Sudah pengalaman 3 bulan bekerja di jalan ini, kalau ada guru absen untuk satu pertemuan saja saya sudah kelabakan cari pengganti. Apalagi kalau yang absen saya? Bahkan untuk beberapa hari?

Tapi, ini bukan hanya tentang saya! Ini tentang

dua orang, bahkan dua keluarga besar. Bersikap egois bukan jalan keluar. Menyerah dengan kata terserah pun sama saja, bukan solusi.

Toh, kalau semua ini dirunut, meninggalnya nenek juga bukan karena saya, kekasih, apalagi keluarga. Jadwal cuti adek juga bukan saya yang mengatur. Dan pada akhirnya semua kembali pada Sang Maha Perencana. Ya kan?

Saat Ia berkehendak, semuanya akan dibuat susah dan mudah sesuai waktunya. Bukankan seringkali saya tercengang betapa sempurna Rencana- Nya? Lalu apa yang membuat saya meragu untuk menurut saja pada Skenario- Nya kini?

Ahh.. Saya masih nggak rela.😦

Lalu, kalau melihat diri saya, dalam hal apa bisa dibilang siap? Saya masih kekanakan dan marah tanpa alasan. Masih sering tidur larut dan terlambat bangun. Seringkali lupa makan dan malas mandi. Kalau mengurus diri sendiri saja nggak bisa, bagaimana saya ngeyel mampu merawat putra kesayangan dari seseorang?

Mungkin waktu yang ada bisa mengubah saya. Membuat saya lebih siap di segala bidang. Iya, segala bidang.

Daan.. apa artinya tiga minggu, dua bulan, bahkan setahun pun? Toh, kami akan punya seumur hidup (bila Tuhan berkehendak). Tak masalah bila terlewat 4 hari libur panjang, tahun baruan, dan apapun itu, masih ada hari lain yang lebih indah selama tetap bersabar dengan rencana Tuhan.

Iya.. saya percaya. 

#selesai ditulis entah kapan, yang pasti sebelum akhirnya saya legowo di post berjudul officially postponed. Sengaja di publish hari ini, sekedar pengingat saja bahwa tanggal ini pernah begitu saya impi- impikan kedatangannya.😆

#bahkan dijadiin guyonan sama kekasih sore kemarin.
Saya : mas ndang istirahat. Besok kesini pagi- pagi. Kan akad. *oops.
Kekasih : hahahahaa. Iya.
S : (ikutan ketawa)
K : lah adek udah siap belum? Kan besok akad.
S : (×%÷$#/@&)

2 thoughts on “24 Desember 2015

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s