Mini reuni #3

Belakangan ini makin malas buat judul. Hehe. Jadi ya enaknya memang dibuat berseri saja dari judul lama.πŸ˜†

Sebelumnya, sudah saya ceritakan kalau akan ada ketemuan lagi hari Minggu (20/12) dengan Aan dan Bimo. Eh, mendadak saya tahu kalau Bimo harus cabut ke Semarang jam 8.

Saya : jadi gak ini, An?
Aan : jadi lah, traktir yo tapi.
S : boleh. (Kapan lagi ada kesempatan nraktir dokter. :p )
A : berdua tok?
S : nggak ah. Sama Mery ya?
A : oke, aku ngejak Majid pisan?
S : bisa..

Singkat cerita, jam 7 sudah ngumpul di buah- buah. Motor diparkir, langsung cuss jalan ke Boje Cafe di terminal lama. Haha. Sengaja saya milih yang nggak jauh, soalnya agak males keluar kalau hujan- hujan gini.πŸ˜€ Apa lagi alasannya jika bukan karena nggak punya mantel. Hehehe

Majid nggak bisa datang, banyak kerjaan. Jadi kita reuni aja ber-
tiga. Mengenang masa- masa les di Pak Jum dan Pak Johan (alm). Seperti memutar kembali film- film lawas dan menertawakan setiap adegannya.

Ternyata, untuk satu peristiwa yang sama, kenangan Aan, Mery, dan saya berbeda- beda. Hehehe. Jadinya saling serang, ingatan siapa yang terlemah. Saya kalah. “Kalian nggak seberapa penting sih, jadi ya lupa lah.”Β  (Ngeles mode : activated) terus ketawa lagi. Nggak ada habisnya.

Selepas semua kenangan SMP dikupas habis. Lanjut ke SMA lalu perkuliahan. Mereka berdua kuliahnya seputar bedah membedah. Menceritakan dengan detil semua kejadian sewaktu praktikum.

M : yya dibedah- bedah sapinya. Ben bisa tau proses pencernaannya. Baunya nggak nguati, Tus. (Masih dilanjutkan lebih detil)
S : podo Ann?
A : iyya, Tus. Pernah ada kelindes kereta api. Pas dateng udah dibungkus kresek. Tangannya kepisah- pisah. Kepalanya pecah, otaknya keluar. Jadi pas dibuka baunya sudah kemana- mana. Dan bla bla blaa.. (saya lupa.)
S : (menyimak, membayangkan)
A & M : (ketawa)
A : wajahmu loh! Ojok dibayangne. Nanti we mutah neng kene.
S : (benar. Perut saya seperti diaduk- aduk. Pengen muntah.) Ganti topik lah.
A & M : (ketawa makin ngakak)
S : siiaalll.

Kami pulang dari Boje jam 10 an. Itupun ngobrolnya belum selesai. Masih lanjut lagi di buah- buah. Ketawa terus sampai sakit perut.πŸ˜† Abis itu kita foto- foto nggak jelas. Jam 11 mereka berdua pamit pulang.πŸ˜€

Besoknya, pas hasil foto saya kirim ke Aan dan Mery. Responnya :
Mery : gokil. Kapan- kapan lagi yo.
Aan :Β  Jadiin dp mu ya. Upload di sosmedmu, sekalian kasih kontakku. Bilang aja barang mulus, keluaran 17 tahun lalu, nanti dapat bonus apa, beli dua dapat 1 kek, atau dapat hiasan cantik, bisa COD..

Nah kan? Tau sendiri yang lebih gila siapa.πŸ˜†

image

Pose si Aan hits banget :p

image

Best friend forever?πŸ˜€

Semoga ada kesempatan bertemu lagi.. semogaa..πŸ˜€

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s