Tahun Baruan #1

Yeyyyyyyyy!!!!

Akhirnya, setelah menunggu setengah bulan, datang juga hari ini (31/12).πŸ˜€

Sudah dari lama, kekasih janji tahun baruan saya nggak akan sendirian. Namun, pas dipikir- pikir realisasinya, kayaknya nggak mungkin. Kenapa? Karena saya harus dijemput di Kertosono, sementara si mas nggak libur tanggal 31 nya. Kan nggak asik juga kalau tahun baruan di jalan.

Nah, pas tengah desember, tiba- tiba ada ide : kekasih jemput ke Kertosononya tanggal 30.

Jam 5 si mas pulang kantor. Jam 6 berangkat ke bungur. Jam 10 sampe rumah. Jam 11 sudah di bis lagi berangkat ke Surabaya sama saya.πŸ˜€ Capek? Ya jelas lah. Tapi keren emang si mas sih.

Hampir jam 1 an kita sampe di bungur. Mampir dulu ke KFC, saya kelaparan. Hahahaa. Jam 2 tepat sudah sampe rumah, disambut ibuk. Langsung

tepar.

Kebangun jam 5. Hehehe.. padahal masih ngantuk. Pagi- pagi dan dingin, eh kekasih sama ibuk sudah mandi semua. Jadi ya mau nggak mau, dengan terpaksa mandi juga.πŸ˜€

Kekasih bilang mau berangkat jam 7, tapi sampai setengah 8 masih duduk- duduk ngobrol. Hehehe, males kerja dianya sih masih pengen sama saya, tapi nggak mau ngaku.πŸ˜†

Nggak lama, setelah kekasih berangkat, ibuk juga pergi keluar. Saya sendirian di rumah dan nggak tahu mesti ngapain. Bosen duduk di ruang tamu, ganti ke depan tv, ganti lagi ke kamar ibuk, ganti lagi ke kamarnya kekasih, terus ke ruang tamu lagi, sampai capek. Gangguin masnya kerja, tapi emang lagi sibuk sih, jadinya chat dibalas lama terus.:/

Ibuk sampai rumah ngajak saya nonton tv sambil ngobrol masalah tanggal. Duh, semakin pelik saja. Rencana yang memang belum sempurna itu akan diubah lagi, dimajukan satu atau dua bulan, tapi belum pasti juga. Ahh.. saya baru ngerti nentuin tanggal ribet ternyata. Hehe.

Lanjut ngomongin belanja seserahan dan lain- lainnya. Terus cerita dulu nikahannya ibuk bagaimana, nikahannya dua masnya kekasih bagaimana. Ya, sebagai pertimbangan saja. Ngobrolin ini itu sampai Ibuk kecapekan dan pindah ke kamar. Saya matiin tv, tidur di kamar kekasih.

Perasaan, sudah lama banget tidurnya, eh kebangun masih jam 12! Ibuk masak buat saya maem siang. Astagaa.. terimakasiihh banyakk.πŸ™‚

Habis maem, ibuk nonton tv di kamarnya. Saya tiduran lagi di kamar kekasih. Benar- benar nggak ada kegiatan. Buka- buka instagram, facebook, dan kawan- kawannya sampai mata perih. Akhirnya, pindah ke kamar ibuk, ikutan nonton tv. Hehe. Ibuk seneng banget film india. *toss

Nah, jam 4, ibuk mandi. Saya ke ruang tamu. Eh, satu burung milik kekasih lepas. Tapi dianya kesusahan mau terbang. Ternyata, sayapnya dipotongin sama mas. Katanya, ben bisa diajak mainan. Hahaha. Konyol.

image

Nggak cuma saya yang nungguin kekasih, burungnya juga.

Burungnya main- main di bawah kursi, saya tinggal chat sama kekasih. Eh, pas ibuk mau nangkap itu burung buat dimasukin lagi ke rumahnya, dia ilang.

Dicari serumah, nggak ada. Padahal pintu nggak ada yang kebuka. Lemari- lemari dipukulin pelan. Siapa tahu nyelip dibawahnya. Kan kalau dengar ada suara, dia gerak- gerakin sayap mau kabur. Saya panik, ibuk juga, kuatir si mas marah. Dibantuin nyari sama Mas Waras (mas kedua) dan Reza (anaknya). Tapi masih nggak nemu.

Ibuk : tadi nggak tahu to terakhir kemana, nak?
Saya : saya tinggal sms an buk..
I : ngamuk ini Bayu nanti. Lah kemarin, mati satu gara- gara salah tak kasih pakan, marah- marah dia.
Mas waras : wes.. wes.. nggak apa- apa. Nanti bilang ke Bayu. Nggak apa- apa, Tus.
S : (diam, merasa bersalah)

… bersambung

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s