Tahun Baruan #4

“Lah itu Mas Waras, Dek. Ada Reza juga.” Kekasih menuntun saya pelan menuju tepian jalan.

“Mana sih, Mas?” Saya belum nemu. Hebat juga kekasih ini telepatinya sama si masnya. Hehe. Yyah.. disitu ada banyak sekali orang, jalanan juga trotoar segitu panjang, dan nggak terang- terang banget. Sampai ini ditulis, saya masih nggak habis pikir bagaimana bisa, kekasih notice ada Mas Waras disitu?

Reza dan ibu bapaknya terkejut bisa bertemu kami. Keberuntungan berturut- turut, karena selain dapat duduk, kami juga disuguhi beragam camilan. Hehehe. Tempatnya stategis, berada di belakang komunitas sepeda tua yang menyetel lagu- lagu koesplus. Sangat mendingan, daripada
dangdut.😆

image

Di depan SMA 6 Surabaya.

Kekasih ngobrol banyak sama mbak dan masnya. Tentang suasana tahun baru lalu dan sekarang, rute yang dilalui pas berangkat, sampai tempat parkir.😀 Saya nggodain Reza yang separuh sadar karena mengantuk. “Samean nanti kalau sudah bobok ditinggal pulang loh, ayukk bangun.” Pipinya saya cubitin, habisnya, bocah kelas 3 sd ini nggemesin banget siiiy.

Jam setengah 12, keramaian akan mencapai puncaknya. Sesekali kembang api dari berbagai penjuru menghiasi langit. Kakek- kakek komunitas sepeda tua mulai usil. Petasan dibunyikan di sekitar pejalan. Mengagetkan sekaligus bikin telinga sakit, saking keras suaranya. Saya dan kekasih pamit pergi dari situ.

Pindah ke tengah jalan, duduk bersila di tengah kerumunan. Pemandangan langitnya jauh lebih terbuka di situ, karena di trotoar sedikit terhalang pohon- pohon rimbun dan papan iklan. Hehehe 

image

Pardon our selfie.

Waktu berputar cepat menuju detik- detik pergantian tahun. Langit semakin penuh dengan kembang api. Terompet bersahutan diselingi suara petasan. Ahh.. saya masih ingat benar suasananya. Menyenangkan sekali.

image

Try to capture our cutest smile and the firework.

Selfie dengan kembang api nggak semudah yang saya kira. Kekasih sempat kesel juga dari puluhan yang kita ambil, semuanya blurr! Mana, kembang apinya nggak barengan dan nggak periodik. Jadinya, butuh kesabaran ekstra.

Kekasih : ahh dek, ambil kembang apinya aja lah!
Saya : yyee.. kembang api nggak usah susah- susah foto kali mas. Di google juga banyak.
K : iya juga ya. Yasudah, ayo nyoba lagi.
S : (horee.. )

Kami sama sekali tidak menyangka kalau bakal ada acara puncak! Tepat jam 00.00, kembang api muncul keroyokan. Semua yang dijalan sontak berdiri.

Harus saya akui, itu kembang api terbanyak, terlama, dan terbagus yang pernah saya tahu! 15 menit langit berwarna- warni dengan kombinasi bentuk beragam. Keren banget! Sesekali penonton yang takjub bergemuruh tepuk tangan. Yang lainnya meniup terompet memeriahkan.😀

image

Backlight! Yang penting kembang apinya keliatan.

Selamat tahun baruuu semuaa!

Tapi kisah tahun baru kami tidak berakhir di situ.

… bersambung

4 thoughts on “Tahun Baruan #4

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s