yang terlewat

Saya punya banyak hari- hari berkesan yang tidak sempat ditulis. Terlewat karena tertimbun kesibukan. Kali pertama menginap di rumah kekasih, misalnya. Padahal sewaktu di bis menuju ke Kertosono, si mas bilang, “waah.. besok pasti bakal diceritain ini di blognya.”šŸ˜¦ maaf..

Seperti baru kemarin semuanya bermula. Masih belum percaya, sudah sejauh ini perjalanan ditempuh bersama. Siapa sangka pertemuan sepintas di persimpangan, akan berakhir begini? Hehee.. dia menjadi teman berpetualang sebaik ini..

Mas : cuma teman aja?
Saya : lah mas maunya apa?
M : maunya mi ayam sama es jus. (Ngambek)
S : haha

Saya tidak
mudah dekat dengan siapapun. Butuh usaha keras untuk bisa tahu saya dengan baik.šŸ˜€ Si mas bahkan tidak tahu tanggal lahir saya sampai beberapa bulan setelah kami resmi bersama. Kekasih juga tidak tahu siapa orang yang sebelumnya dekat sama saya, sampai suatu hari ibuk keceplosan manggil si mas dengan nama itu.

Berbeda dengan saya, kekasih orang yang terbuka. Bagi saya, si mas orang ter-apa adanya. Dan, itu menular.šŸ˜€ Atau jangan- jangan kekasih yang tertular saya. Entahlah.

Setahun ini berat. Perselisihan datang silih berganti. Dipaksa dan terpaksa menyerah beberapa kali. Tapi saya percaya, kami tidak pernah tega saling meninggalkan begitu saja. Semakin kesini malah, sebesar apapun masalah yang ada, kami melewatinya dengan tawa.

Pernah suatu kali,

M : terserah, itu bukan masalah. Kamu sendiri yang buat itu jadi masalah.
S : ya sudah, terserah aku.
M : aneh. Gitu aja jadi ribut.
S : oke, aku benci banget sama kamu.
M : aku juga benci banget sama kamu.
S : nggak usah ikut- ikut.
M : nggak usah nglarang- nglarang.
S : ihh, nyebelin. Aku benci banget.
M : iya, aku juga benci.
S : benci kok telpon- telpon.
M : ya kan, benar- benar cinta?
S : (nahan ketawa) nggak. Benci beneran.
M : ya wis, aku juga benci beneran.
S : (ketawa – sebel – gemes – kesel – sayang)

Atau begini,

M : besok sabtu, aku ada kondangan ke pak xx
S : oh iya, emang mas ada janjian sama aku?
M : ya nggak ada.
S : lah terus?
M : nggak peka banget to!
S : hahaha. Pengen tak temenin ya?
M : nggak! (ngambek)

Ahh.. beberapa tahun lalu, saya sempat takut, bagaimana kalau akan menghabiskan hari dengan orang yang seperti saya. Hehe.. yang semaunya sendiri, ngambekan, nggak mau ngalah, pokoknya semua yang jelek ngumpul lah. Ternyata menyenangkan juga.šŸ˜†

Saya tidak sabar menunggu babak baru dalam hidup. Meskipun, kadang merasa hari- hari berjalan terlalu cepat. Iyya.. beberapa persiapan masih belum sempat tersentuh.

Bismillah..šŸ™‚ Semoga semuanya dilancarkan..

*saya nggak tahu ini mau nulis apa, cuma pengen mengosongkan isi kepala. Hehe.

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s