My Prewedding Story [H – 46]

Saya agak sibuk mikir kelas 12 yang sebentar lagi UN, jadi persiapan menikah agak terbengkalai. Lagipula, sejauh ini sudah siap 50% kok, itupun semua sudah ditangani dan bisa jadi 100% kalau dilunasin.πŸ˜€ Ohya, tinggal undangan aja yang belum.

Hmm.. kemarin saya cerita nyari- nyari kain buat jasnya si mas. Sudah ubek- ubek toko di Jombang nggak nemu. Jumat (4/3), saya dan ibuk nyari di Warujayeng. Nggak ada! Lanjut ke Kediri, ada berjajar toko kain, tapi masih nggak cocok. Beruntung, ketemu tukang parkir yang ngasih tahu di dekat situ ada Toko Kain Istana. Disitu lengkap, ada semua warna dan bagus. Saya naksir sama yang abu- abu mengkilat, semacam silver tapi lebih tua.

Sekarang kainnya sudah di penjahit. Rencananya, Sabtu kemarin kekasih mau diukur, tapi dianya nggak bisa kesini. Ibuk ada beberapa acara kondangan, siapa lagi yang bisa nganter kalau bukan si mas? Hehe.. yasudah, nggak masalah.πŸ˜€ jadi ada waktu lebih ngurusin kelas 12.

Jadi, ada kabar baru dari
salah satu guru : Mbak Shinta. Si mbak ini menikah tanggal 1 Mei dan minta libur untuk tanggal 30 April – 7 Mei. Nah, jadwal terpaksa harus di utak atik lagi. Dan, pas ini ditulis, sudah selesai ngatur jadwal sampai tanggal 7. Alhamdulillah.

image

Nah, ini murid- murid pada tahu Mbak Shinta mau menikah, saya diejekin : ‘Mbak, saman kapan? Mosok kalah disik, isiinn lah.’ Saya ketawa aja, msih belum siap kalau murid pada tahu. Hehe. Paling penting guru- guru pengajar udah tahu, itu cukup lah.

Bulan- bulan sebelumnya, cuma sambil lalu sama si mas bahas nikah. Belakangan ini makin sering, malah apa- apa dihubungin. Misalnya aja :

Saya : tesnya makin susah loh. Ndang buat sim a to.
Mas : ya ntar habis nikah, dek.

M : (cerita persyaratan jadi dosen)
S : ya makanya, ndang apply beasiswa terus S2.
M : ya nanti to dek, abis nikah.

S : (ngambek.)
M : dek, persiapan nikahnya sudah sampai mana?
S : (cerita panjang lebar. ilang ngambeknya)
πŸ˜†

Aahh.. Ngebayangin aja, rasanya, seneng, deg- deg an, nggak sabar, takut, dan entah banyak lagi. Ditambah lagi, ibuk bapak dan adek yang apa- apa dihubungin sama : nikah-suami-mertua.:/

Cerita apa lagi ya? Bingung.. hehe. Sampai sini aja dulu yyah..

*post terjadwal tentang persiapan pernikahan. Sengaja di publish setiap hari setelah hari H.πŸ™‚

2 thoughts on “My Prewedding Story [H – 46]

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s