My Prewedding Story [H – 5]

Undangan sudah di tangan hari ini. Dan sekarang, pas saya nulis ini (jam 12 malam), masih repot milihin siapa yang diundang dan yang tidak. Dari jatah 200 undangan, sudah terisi 130 nama.

Sejak pagi, jadwal mengajar penuh. Malamnya, juga masih ngajar, padahal ada rapat panitia nikahan. Hihihi.

Sengaja nggak banyak yang diundang daripada bikin makin ribet pas bahas acara. Acaranya ditambahin lagi dan yyah.. padat sejak kamis. Hoho.

Kamis jam 6 pagi ada

khataman Al Quran. Ini gantinya siraman menurut adat jawa jadi siraman rohani. Hihi. Sorenya, ada acara pamitan minta restu ke ibu bapak. Ntar, kata- katanya saya susun dulu. Malamnya, kirim doa.

Jumat pagi, acara sejak jam 7. Akad jam 9, sengaja saya di lantai 2 dan si mas di lantai 1. Selesai ijab qobul, baru saya turun untuk didoain dan serah terima mahar. Wew.  Deg deg an.

Jam 1 siang, acara mulai lagi. Temu manten, serah terima manten, ceramah- ceramah, dan makan- makan itu beruntut. Acara resepsi dipadatkan hanya 1 jam. Kenapa? Karena makannya standing party, jadi jangan sampai ada tamu yang mengendap dan antri pas ngambil maem. Undangan yang saya sebar jamnya 14.00 jadi ya cukup lah..

Saya baru libur hari Rabu sebelum maghrib. Malamnya, sudah dijadwalin buat pakai henna.😀 weew.. Saya juga diwejangi untuk tidak terlalu capek. Itu sih mudaah.. wong kerja saya nggak seberapa berat.

Rapat tadi selesai jam 10 malam. Legaaa sekali..

image

Semoga lancar semuanya sampai hari H. Amin.

*post terjadwal tentang persiapan pernikahan. Sengaja di publish setiap hari setelah hari H.🙂

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s