Mancing

Cerita ini agak telat, tapi biar saja.šŸ˜€ Saya baru ada mood nulis. Hehehe.

Sabtu (14/5) lalu saya habiskan di rumah mertua (uhhuk). Niatnya mau pacaran keluar tapi batal karena hujan. Si mas dan saya menimang- nimang rencana keesokan harinya : mancing atau nonton pawai bunga.

Minggu pagi, baru dapat info yang ternyata pawai bunga dijadwalkan minggu depannya.šŸ™‚ jadi ya jelas sudah, kami pergi mancinggg!! Kekasih nggak kebiasa bangun pagi kalau sabtu minggu, jadinya agak kaget pas mas bangun setengah 7. “Ahh.. bangun. Siap- siap. Mau nyenengin istri.” Wwooaaa…šŸ˜€

image

Jadilah kita berangkat ke Wisata Ikan dan Pemancingan Kalanganyar – Sidoarjo. Kami bawa 2 pancing dan bekal jajan banyak. Haha.

Sampai di kolam, masih sepi. Jadi bisa milih tempat. Sengaja nyari yang
teduh dan enak buat duduk. Setelah cukup lama, belum juga ada ikan mampir. Hehe.. ditambah lagi satu pancingnya nggak bisa dipakai karena kailnya ikut kebawa ikan berenang.šŸ˜€ Si mas ngikat talinya kurang kuat, jadi lepas lah.

image

Mas lempar kail santai tapi bisa melompat jauhhhh sekali talinya sampai ujung kolam. Nggak mau kalah, saya coba ngelempar pancing sekuat tenaga. Namun, ‘plung’ pancing jatuh hanya 2 meter di depan saya.:/ Sudah mencoba berulang kali dan gagal. Percobaan terakhir malah berbahaya. Semangat melempar pancing, taunya malah kailnya belok dan balik ke saya mengenai orang lain di sebelah. Parah. Dan yaa.. sudah dipastikan si mas nggak kasih ijin lagi buat nyoba.

Jam sudah menunjuk waktu makan siang. Ikan yang didapat baru 1 dan kecil.šŸ˜¦ perut keroncongan, sialnya penjual pop mie dan mi ayam yang tadi bertebaran, musnah entah kemana. “Kalau dapet satu lagi, dek, nanti dibakarin.” Yaa.. kami menunggu satu ikan lagi dengan sabaar.

image

Masih keinget dongkolnya, pas sebelah- sebelah teriak pancingnya ditarik ikan. Lalu ikannya sengaja dilepas begitu saja.:/ padahal kami yang setengah mati nunggu justru nggak dapat- dapat.

1 jam lebih, akhirnya kami pasrah dan langsung pesan bandeng bakar. Hahaha. Yang lebih ngeselin lagi, pas pesanan sudah di tangan, bapak- bapak penjual mi kembali bertebaran. Ahhh! Tadi kemana aja.šŸ˜€

Mendung bikin kami beberes untuk segera pulang. Jam 8.30 sampai 15.30 membawa hasil 1 ekor bandeng 2 ons. Pencapaian yang luar biasa… payah! Kami nggak berhenti ketawa kalau ingat itu. Saya bahkan belum kapok, mungkin bulan- bulan depan pengen coba lagi. Hehehe.

Pulangnya, meskipun muter- muter si mas setuju nurutin saya yang kepengen duren mendadak.šŸ˜€ “nyenengin adek aja pokoknya ini sih,” si mas bilang. Hehee.. terimakasih banyakk suamii.. :*

Dan.. ohya, sepulangnya, saya baru nyadar kalau muka kami tambah gelap. Hehe.šŸ˜€ anggap aja oleh- oleh.

image

Selfie sebelum pulang. :p

2 thoughts on “Mancing

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s