nostalgia mainan 90an

Sudah 7 hari kembali menulis, hari- hari saya terasa lebih ringan. Tidak lagi berangan- angan, merajut cerita dalam bayangan. Meski kadang, nggak tahu mesti nulis apa untuk tema selanjutnya. Tema ini misalnya, sulit. Coba dulu lah ya…

Paling ingat, dulu saya ngumpulin perabotan masak- memasak dari tanah liat. Kebetulan sering ada pasar malam di dekat rumah, penjual yang menjajakan piring, kompor, ulekan, dan sebagainya, menjadi tujuan utama saya. Wajarlah ya.. seperti anak perempuan pada umumnya, jualan rujak dan gado- gado adalah permainan yang sering saya mainkan dengan sejawat.

Selain itu, bapak dan ibu juga belikan alat masak mainan dari plastik. Tapi, saya kurang begitu suka. Kenapa? Karena nggak boleh dibuat main kotor- kotoran. Hehehe. Biasanya main dengan tanah dan air, diganti dengan potongan kertas (sebagai nasi) dan potongan bungkus buah pir atau apel fuji (sebagai lauk).

Boneka juga pernah menjadi salah satu mainan favorit. Pernah saya punya boneka minnie mouse kesayangan, dibelikan sepulangnya dari Jombang untuk berobat. Terakhir diberi boneka kelas 11 SMA, kalau nggak salah, hadiah ulang tahun dari Azri, teman baik saya.😀 Sejak ketahuan alergi debu, sudah anti semua yang berbulu- bulu, boneka salah satunya. Suami sering bingung kalau mau kasih saya hadiah. Hehe. Dia bilang, “kalau anakku perempuan, kamarnya tak penuhin boneka. Pelampiasan, soalnya ibuknya dikasih boneka nggak mau.”😀

Mainan favorit berikutnya tapi belum pernah punya dan mencoba adalah skuter. Lalu bagaimana bisa jadi favorit? Jaman saya kecil, skuter populer, entah karena film atau apa. Saya kepengen bisa coba mainkan tapi nggak keturutan sampai sekarang. Beda dengan adek, yang kalau kepengen bisa merengek dan minta, kalau saya lebih milih dipendem sendiri. Di dekat rumahada skuter bisa disewa, di taman- taman di Surabaya juga banyak. Tiap kali lihat skuter, saya selalu membayangkan, andai masa kecil dulu punya kesempatan main, pasti senang sekali!😀

Bongkar pasang (saya nggak tahu bahasa lebih umumnya apa) semacam barbie dari kertas kemudian dipakaikan baju, bisa diganti- ganti bajunya. Yahh.. dulu punya sampai 1 tas. Kalau sekarang lihat adek mainan Dress Up Babie Dolls Games, ya itu dia game yang sewaktu kecil saya mainkan! Bedanya, adek sekarang mainnya di gadget.

Meskipun tidak pernah menang, bekel dan lompat tali (dari karet gelang) adalah mainan yang saya gandrungi selama SD. Bekel bukan jadi keahlian saya, entah karena apa. Sedangkan lompat tali jelas karena saya pendek.:/

Masa kecil jaman saya tidak seperti di jaman ini, beda! Sekarang, semua bisa digantikan gadget. Ular tangga, monopoli, halma, dan board games lainnnya, bisa dimainkan lewat hp. Sekarang malah ada VR (Virtual Reality), barangkali menyusul lompat tali dan bekel bisa dimainkan juga dengan gadget. Hehehe.

*Pas sudah kepancing satu mainan, eh masa- masa 90an segera banjir di kepala. Hehehe, maklumin aja lah ya, kalau jadi tulisan sepanjang ini.😀

Day 7 of 30 days blog challenge ~ Your Favorite Childhood Toys

4 thoughts on “nostalgia mainan 90an

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s