deadliner

Dari sekian banyak kebiasaan diri yang paling tidak saya suka adalah menunda- nunda pekerjaan.😦 Entah mengapa, mengerjakan sesuatu di akhir waktu lebih menantang, lagipula biasanya memang kalau deadline nya masih jauh idenya juga jauh. #halah

Seorang dosen pernah bilang, cara kerja otak saya seperti fungsi delta Dirac. Bisa maksimal saat dekat deadline. Sisanya, otak saya benar- benar nggak kerja. Kan parah.πŸ˜€

Fungsi Delta Dirac d(r) Β adalah fungsi yang luar biasa, karena hanya mempunyai nilai disatu titik, dan nol ditempat lain, dan hasil integralnya = 1.

Apalagi sekarang, saya kerja di tempat sendiri. Semua- semua yang ngerjakan saya. Apa jadinya kalau suka menunda- nunda? Jelas semuanya numpuk di akhir. Hehe. Rekap nama siswa saja belum semuanya. Masih mandeg sampai akhir Agustus lalu.:/ Ahh

Jangan dikira saya nggak berusaha mengubah. Sudah! Tapi susah itupun nggak bertahan lama.

Saya pernah coba mulai bikin jadwal yang harus dikerjakan setiap hari. Seperti memulai hari dengan bersih- bersih kelas, nyiapin materi per kelas, dan seterusnya. Realisasinya? Setiap habis bersih- bersih saya bersin nggak bisa berhenti. Kalau sudah begitu, mau ngapain juga jadi malas.😦 Bersin itu sepele loh tapi kalau terus- terusan ya capek. Hehe.

Lain hari, saya mulai lagi tanpa bersih- bersih. Berhasil sampai beberapa hari. Kemudian, ada keperluan ini dan itu atau mendadak saya sakit, jadilah materi mulai saya dadakan bikin sebelum kelas mulai. Dan begitu terus sampai sekarang.πŸ˜€

Terlalu banyak waktu saya buang untuk hal sia- sia, seperti menonton youtube atau instagram. Saya tak kuasa mengendalikan diri. Seringnya lupa waktu karena terlalu asyik sendiri.😦

Barangkali ada ide bagaimana cara mengatasi kebiasaan buruk satu ini?

Day 4 of 30 days of me ~ A Habit That You Wish You Didn’t Have

9 thoughts on “deadliner

  1. Masih bagus loh Tutus, …Bisa maksimal saat dekat deadline… Lah kalau macet saat menyentuh deadline, jadi lewat nih eksekusi ide. Selamat terus berkarya.

  2. Rasanya semua orang punya kebiasaan ini, aku juga.πŸ˜€

    Ngga ada cara selain mindset diri sendiri yang harus mau mengubah kebiasaan tsb. Tapi untuk lebih giat, biasanya aku pakai tulis memo tempel di monitor biar inget ngatur jadwal kerjaan, hahaa..

    • Ahh.. nggak mempan. Hehe. Dulu awal semester gitu juga. Lah pas skrg diliat memonya, belum selesai aja target bulanannya. 😒padahal komputer jg tiap hr diliat.

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s