Dari Pantai ke Pantai #6

Matahari akan tenggelam. Mendung datang, sesekali gerimis menghadang tapi ini belum berakhir. Pantai Buyutan menjadi penutup dari perjalanan. Salah seorang rekan Bapak bilang Pantai ini layak untuk dikunjungi.

Jalanannya lagi- lagi belum diaspal, masih tanah dengan lintasan berbentuk S sambil naik dan turun. Saya mulai terbiasa dengan jalanan semacam ini. Barangkali bisa jadi terapi bagi yang mabuk perjalanan seperti saya. Hehe.

Turunan terakhir menuju pantai sangat curam dan cukup panjang. Sebelumnya, kami diingatkan pak penjaga warung di Banyutibo untuk tidak turun, “nanti kalau hujan naiknya licin, mbak. Parkir diatas saja.” Lah, padahal jauh banget itu menuju pantai. Alhasil kami menikmati dari kejauhan saja. Sama bagusnya kok, lagipula sudah overdose vitamin sea nya.😆

jxzk2xqfgr-img_1680

Tidak lama di Buyutan, kami pulang dengan puas hati. Senang rasanya sudah menunaikan misi yang tertunda sekian lama. Sepulangnya, kami tidak ingin melewati kembali 1001 kelokan, jadi langsung bablas ke barat arah Solo. Meskipun selisih 25 km dari rute tercepat dan menyusuri pegunungan pula, tapi lebih manusiawi.😆

Kami melewati perbatasan Jawa Timur – Jawa Tengah saat adzan Maghrib. Jam 8-an istirahat makan di warung Nasi Padang. Dek Afam dan saya tidur setelahnya. Jam berikutnya, kembali dibangunkan karena sudah melewati perbatasan lagi dan tiba di Ponorogo, Bapak kecapekan. Beberapa km berlalu, saya menghabiskan waktu melihat jalanan sembari mengunyah Kopiko.

Dek Fifi pesan untuk beli oleh- oleh untuk guru dan beberapa teman dekatnya. Karena di Pacitan nggak nemu, akhirnya dapat di Madiun beberapa brem dan gipang. Sampai Polres Nganjuk, ngantuk saya sudah nggak bisa ditahan. Eh, bangun- bangun sudah sampai rumah jam 11 malam.🙂

Kembali melihat foto- foto liburan mengingatkan saya betapa baiknya Allah telah  menjaga kami sepanjang berangkat hingga kembali ke rumah. Dengan Rahmat-Nya, Ia tunjukkan keindahan ciptaan-Nya. Semoga ada kesempatan lagi untuk kembali menjajaki pantai yang lain.

Ahh.. (gretekin tangan) Saya sudah cerita panjang lebar tentang perjalanan dari pantai ke pantai di Tulungagung dan Pacitan. Sahabat sekalian, pantai mana yang paling favorit?

jxzk2xqfgr-img_1657

foto bersama di Pantai Buyutan sebelum pulang

 Selesai.

2 thoughts on “Dari Pantai ke Pantai #6

  1. Waduh banyak buanget pantainya mba Tuaffi, manteeb banget sampe part 6 euuy puass amaat. Favorit pantai Banyutibo sama sungai Moron. Ajib tuhh heheee

    • Iyya puas banget.😀 hehe.. memang pantainya bagus dan lokasinya nggak seberapa jauh. jadi sudah jauh- jauh kesini tanggung kalau nggak semua dikunjungin.

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s