hamil muda

Saat tahu hamil, perasaan jadi campur aduk. Terus- terusan kepikiran, “apa saya bisa jadi ibu yang baik?” Selama ini saya merasa nggak pernah jadi anak, istri, bahkan manusia yang bisa dibilang baik. 😦 Suami bilang, “ya kalau sudah dikasih, ya berarti kita dianggap bisalah, Dek. Nggak usah mikir macem- macem, ntar stres kasian baby-nya.”

Kami sepakat belum ngasih tahu keluarga dulu sampai ada kepastian kalau hamil dari tenaga kesehatan (nakes), meskipun tentu saja orang tua saya tahu. πŸ˜€ Katanya bentuk tubuh saya berubah. Ditambah lagi jadi doyan makan. Saya sering belanja camilan dan makan buah. Entah kenapa, selalu merasa lapar. Hoho.

Diskusi sama suami, enaknya kontrol dimana. Di Kertosono ada satu dokter spesialis obgyn tapi laki- laki. Dokter perempuan ada di Nganjuk dan Pare. Saya mikirnya, kok jauh banget. Kasihan suami, jauh- jauh dari Surabaya terus nganter saya kontrol ke Pare. Ahh.. capek lah. Setelah ngobrol ini itu, kami mantap periksa ke Bidan.

15 Januari, hari pertama ke bidan. Bu Bidan bilang ini sudah jalan bulan Continue reading

Advertisements

setelah sekian lama

Haaaiii.. πŸ™‚

6 bulan nggak nge-post tulisan bikin saya bingung mesti nulis darimana. Hehe.

Yyahh.. karena ini masih suasana lebaran, mari kita buka saja dengan : Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir batin. Selamat lebaran dan selamat bekerja kembali setelah libur panjaaang. πŸ˜€

Oh.. salah satu yang menarik dari lebaran ini adalah dibukanya banyak jalur baru, salah satunya tol Surabaya – Kertosono. Banyak orang bilang, jalur ini mempersingkat waktu perjalanan hingga separuhnya, sekaligus mengurai kemacetan di persimpangan BangJuRi (Jombang – Nganjuk – Kediri). Nah, ini bikin Kertosono rame banget – sampai macet malah. Hehe. Dampaknya, banyak pedagang yang makin laris, jualan buah ibu – bapak termasuk. πŸ™‚ Alhamdulillah..

Kalau sudah begini, rasanya nggak adil kalau ada yang dengan sesuka hati menghina kerja Bapak Presiden kita. Continue reading

selamat ulang tahun

Hei.. yang sedang di depan komputer meja kerja. πŸ™‚

Selamat menyambut usia 28!

Semua doa baik dilangitkan untuk harimu ini. Meski, tanpa hari spesialpun doa- doa tak pernah absen meminta Tuhan untuk penjagaanmu. Ahh.. ya Mas pasti tahulah.

Semoga panjang umur, sehat, dan bahagia selalu, Mas! Semoga sukses meniti karir dan membina keluarga. Semoga semua yang disemogakan mewujud. Ammiinn.

Jangan tanya hadiah. Aku sudah milikmu, tidak ada lagi yang perlu kamu minta.

**Jarak yang membuat kita tak bertemu hari ini, akan kita tebus di tahun – tahun berikutnya. Pastikan umur kita panjang.

Tapak Asta

H +20 ; Signed Book – Bookstagram KBIΒ 2016

Mendapat buku bertandatangan bukan hal yang sulit sekarang. Rajin- rajin saja cek timeline sosial media penerbit atau penulis favorit, buku bertanda tangan bisa dipesan selama periode pre order. Saya selalu ketinggalan promo ini, lalu beralasan, “ahh.. itukan untuk semua orang. Nggak spesial!” πŸ˜€

Kesempatan pun datang. Suatu hari cerah di bulan Oktober 2014 saya dengan beruntungnya bisa bertemu Ayu Utami. Seluruh bukunya saya bawa ke Malang, barangkali bisa mendapat satu atau lebih tanda tangannya. Atau, siapa tahu ada sayembara pembawa buku terbanyak atau apalah. Hehehe.

Setelah keseluruhan sesi materi ditutup, ada kesempatan untuk menyapa Ayu Utami secara langsung. Berfoto dan berbincang sebentar dengan idola yang tidak pernah terlupakan sepanjang saya hidup. πŸ˜€ Ahh.. begitu rasanya bertemu seorang yang karyanya senantiasa memenuhi kepala. Hehe.

Cerita tentang itu saya tulis di Sehari Bersama Ayu Utami.

Continue reading

#noedit

Tanggal 11 November 2013 adalah hari ulang tahunku yang ke 9. Pada hari itu aku dibuatkan nasi kuning dan lauknya untuk dibawa ke sekolah. Beberapa temanku ikut memakannya karena rasanya enak, mereka juga meminta lagi untuk hari berikutnya. Kedua orang tuakuΒ  mendoakan supaya aku panjang umur dan selalu bahagia. Meskipun tidak mendapat hadiah ulang tahun pada hari itu, aku sangat senang. Ibuku menjanjikan sebah tas bulu tangkis untuk hadiah ulang tahunku.

Pada hari Jum’at, 15 November, Mas Afam datang dari Malang. Mas Afam ulang tahun pada hari itu. Malamnya kami sekeluarga mengadakan syukuran kecil- kecilan. Setelah selesai makan nasi kuning, Mas Afam memberikanku sebuah tas bulu tangkis. Ada kartu ucapan di dalamnya yang berbunyi : Selamat Ulang Tahun Jawara Bulu Tangkis Masa Depan. Aku sangat senang dan berjanji akan berusaha berlatih lebih giat lagi.

Aku berharap semoga di umurku yang ke 9 aku bertambah rajin dan disiplin. Hari ulang tahunku sangat berkesan. Continue reading