Pertama Kali Ke Pantai

Selasa, 17 Desember lalu, akhirnya… keturutan juga bawa A mantai. Sebelumnya, A lagi seneng buku Aku Bertanya Sains Menjawab yang seri Cuaca dan Iklim. Salah satu gambarnya ada tentang gunung dan laut. Nah, liburan ini cocok buat ngenalin langsung ke A tentang penampakan aslinya. Lagipula, mamanya juga kangen main air dan pasir. 😀

Tentang asal mula hujan

Pantai Prigi jadi pilihan yang pas, jarak dari rumah cuman 3 jam perjalanan. Berangkat agak siangan pun masih keburu lah sejuknya pagi dan hangatnya mentari. Hoho. Agak susah soalnya kalau mesti berangkat pagi- pagi buta, Mbah Kung, yang nyopir, ndak bersedia.

Kami berangkat jam 6.15. Mampir sarapan di Jl Dhoho, ada buryam dan mi pangsit enak disitu. Lanjut, sampai pantai jam 10 an. Pantainya sepi. Mungkin belum musim liburan yak, kami nyolong start. Hehe.

Continue reading

hamil muda

Saat tahu hamil, perasaan jadi campur aduk. Terus- terusan kepikiran, “apa saya bisa jadi ibu yang baik?” Selama ini saya merasa nggak pernah jadi anak, istri, bahkan manusia yang bisa dibilang baik. 😦 Suami bilang, “ya kalau sudah dikasih, ya berarti kita dianggap bisalah, Dek. Nggak usah mikir macem- macem, ntar stres kasian baby-nya.”

Kami sepakat belum ngasih tahu keluarga dulu sampai ada kepastian kalau hamil dari tenaga kesehatan (nakes), meskipun tentu saja orang tua saya tahu. 😀 Katanya bentuk tubuh saya berubah. Ditambah lagi jadi doyan makan. Saya sering belanja camilan dan makan buah. Entah kenapa, selalu merasa lapar. Hoho.

Diskusi sama suami, enaknya kontrol dimana. Di Kertosono ada satu dokter spesialis obgyn tapi laki- laki. Dokter perempuan ada di Nganjuk dan Pare. Saya mikirnya, kok jauh banget. Kasihan suami, jauh- jauh dari Surabaya terus nganter saya kontrol ke Pare. Ahh.. capek lah. Setelah ngobrol ini itu, kami mantap periksa ke Bidan.

15 Januari, hari pertama ke bidan. Bu Bidan bilang ini sudah jalan bulan Continue reading

setelah sekian lama

Haaaiii.. 🙂

6 bulan nggak nge-post tulisan bikin saya bingung mesti nulis darimana. Hehe.

Yyahh.. karena ini masih suasana lebaran, mari kita buka saja dengan : Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir batin. Selamat lebaran dan selamat bekerja kembali setelah libur panjaaang. 😀

Oh.. salah satu yang menarik dari lebaran ini adalah dibukanya banyak jalur baru, salah satunya tol Surabaya – Kertosono. Banyak orang bilang, jalur ini mempersingkat waktu perjalanan hingga separuhnya, sekaligus mengurai kemacetan di persimpangan BangJuRi (Jombang – Nganjuk – Kediri). Nah, ini bikin Kertosono rame banget – sampai macet malah. Hehe. Dampaknya, banyak pedagang yang makin laris, jualan buah ibu – bapak termasuk. 🙂 Alhamdulillah..

Kalau sudah begini, rasanya nggak adil kalau ada yang dengan sesuka hati menghina kerja Bapak Presiden kita. Continue reading

selamat ulang tahun

Hei.. yang sedang di depan komputer meja kerja. 🙂

Selamat menyambut usia 28!

Semua doa baik dilangitkan untuk harimu ini. Meski, tanpa hari spesialpun doa- doa tak pernah absen meminta Tuhan untuk penjagaanmu. Ahh.. ya Mas pasti tahulah.

Semoga panjang umur, sehat, dan bahagia selalu, Mas! Semoga sukses meniti karir dan membina keluarga. Semoga semua yang disemogakan mewujud. Ammiinn.

Jangan tanya hadiah. Aku sudah milikmu, tidak ada lagi yang perlu kamu minta.

**Jarak yang membuat kita tak bertemu hari ini, akan kita tebus di tahun – tahun berikutnya. Pastikan umur kita panjang.

Tapak Asta

H +20 ; Signed Book – Bookstagram KBI 2016

Mendapat buku bertandatangan bukan hal yang sulit sekarang. Rajin- rajin saja cek timeline sosial media penerbit atau penulis favorit, buku bertanda tangan bisa dipesan selama periode pre order. Saya selalu ketinggalan promo ini, lalu beralasan, “ahh.. itukan untuk semua orang. Nggak spesial!” 😀

Kesempatan pun datang. Suatu hari cerah di bulan Oktober 2014 saya dengan beruntungnya bisa bertemu Ayu Utami. Seluruh bukunya saya bawa ke Malang, barangkali bisa mendapat satu atau lebih tanda tangannya. Atau, siapa tahu ada sayembara pembawa buku terbanyak atau apalah. Hehehe.

Setelah keseluruhan sesi materi ditutup, ada kesempatan untuk menyapa Ayu Utami secara langsung. Berfoto dan berbincang sebentar dengan idola yang tidak pernah terlupakan sepanjang saya hidup. 😀 Ahh.. begitu rasanya bertemu seorang yang karyanya senantiasa memenuhi kepala. Hehe.

Cerita tentang itu saya tulis di Sehari Bersama Ayu Utami.

Continue reading