Kebijakan Ujian Nasional 2017

  1. Ujian Nasional tetap dilaksanakan
  2. Ujian Sekolah ditingkatkan mutunya menjadi USBN 2017 (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) untuk beberapa mata pelajaran
  3. Memperluas pelaksanaan berbasis komputer, baik UN maupun USBN

Ujian nasional tetap dilaksanakan, hanya saja mata pelajaran yang diujikan berkurang. Tahun sebelumnya, jurusan IPA terdapat 6 mata pelajaran : Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Fisika, Biologi, dan Kimia. UN tahun ini hanya 4, untuk pelajaran Kimia, Fisika, Biologi boleh dipilih salah satu.

Beberapa hari lalu, saya tanyakan ke murid, dia pilih pelajaran apa. “Biologi, Mbak. Katanya guruku, itu nanti ujiannya berdasarkan sekolah. Jadi kalau sekolah sepakat pilihannya Biologi, ya Biologi semua. Karena, untuk hitungan sudah diwakili sama Matematika.” Saya melongo. Continue reading

Kabar Gembira, UN Batal Dihapuskan

Sore tadi dapat kiriman WA dari murid. Katanya, “Mbak, akhirnya… ” disusul gambar berita dari TV dengan tagline : Moratorium UN Ditolak. USBN yang kabarnya siap 70% tidak diterima presiden. Semoga ini keputusan final. Pasalnya, 5 bulan bukan waktu yang lama, kasihan anak- anak tidak kunjung mendapat kepastian.

Kalau UN tetap dilaksanakan, yang harus diingat oleh pemerintah adalah pelaksanaannya diperbaiki. Jangan lagi ada alasan : distribusi terlambat, salah soal, soal kurang, dan sebagainya.

Dan lagi.. satu hal yang juga bapak menteri ingat : menaikkan standar nilai tanpa disertai perbaikan kualitas pendidikan hanya akan memperbesar kemungkinan adanya kecurangan. 🙂

Ah..petinggi- petinggi disana pasti sudah tahulah langkah terbaik.

Semoga UN tahun ini berjalan lancar.

**Besok UAS hari terakhir. Jadi anak- anak, selamat liburan!

UN 2017 Ditiadakan

Perihal berita yang sekarang sedang ramai dibicarakan, saya sepintas- sepintas baca dari status sosmed murid. Mencari info- info dari google nemu berita yang intinya masih akan dirapatkan dulu oleh Pak Presiden. Jadi mungkin ini juga masih isu, seperti sekolah fullday itu, mungkin, iyya.. mungkin. 😀

Tapi, kalau seandainya benar, mari bersenang- senang dengan kemungkinan ini!

Saya teringat salah satu materi Stand Up Comedy yang dibawakan Sammy ~ not a slim boy, yang kurang lebih intinya begini, “Ujian dilaksanakan terpusat dikarenakan kekuatiran pemerintah pusat terhadap kecurangan oleh penyelenggara masing- masing daerah. Bagaimana bisa suatu sistem tidak mempercayai sistemnya sendiri? Kan ada yang salah!”

Benar juga! Sebagai orang tua kita menitipkan anak pada sekolah, yang oleh sistemnya tidak dipercaya. Hah? Ini kan tidak masuk akal.

Penilaian yang objektif seharusnya langsung oleh guru yang mengamati proses perkembangan anak. Continue reading

Abu Nawas dan Ujian Nasional

Abu Nawas mondar-mandir di halaman depan rumahnya. Sebentar dikiri sebentar di kanan. Sebentar berdiri, sebentar jongkok. Tetangga pun mulai berdatangan, aneh melihat tingkah Abu Nawas.

“Ngapain daritadi mondar mandir begitu, Abu?” Tanya seorang tetangga.

“Aku mencari kunci pusakaku.”

“Terakhir kamu ingat, kuncinya dimana?”

“Sepertinya jatuh didalam kamar.” Abu Nawas masih sibuk mencari.

“Jatuh di kamar kok nyarinya disini?” tetangganya melongo sambil menahan sedikit emosi.

“Karena di sini lebih terang oleh cahaya bulan.”

***

Saya membaca cerita tentang Abu Nawas ini di salah satu buku les Bahasa Inggris Continue reading