Luka pertama

Dann.. Apakah yang membuat saya terluka malam ini? Seekor lebah!

Yaahh.. saya tersengat lebah, perlu diketahui ini adalah pengalaman pertama. Sakit ternyata. Nyaris membuat saya menitikkan airmata.πŸ™‚

Saya sudah mengenal lebah sejak kecil, maklum karena sering membantu Budhe saya yang berjualan buah. 3 tahun ini Ibu saya juga berjualan buah dan saya sering menjumpai hewan imut ini sewaktu membantu Ibu. Ketika SMA saya yang sering naik turun gunung, juga beberapakali menjumpai tawon gunung, sedikit lebih besar dari lebah umumnya. Mas Yudanis (pacar saya, red) berkata bahwa sengatan lebah macam itu 10 kali lebih β€˜dahsyat’ dari yang pada umumnya. Ngeri. Jadi intinya sudah tidak diragukan lagi intensitas perkenalan saya dengan hewan belang lucu satu ini.

Namun, entah ada apa dengan malam ini. Saya yang terduduk melamun dibawah terangnya lampu sambil menunggu murid saya tiba- tiba didatangi seekor lebah. Tampak malu- malu mendekati telunjuk kiri. Saat mendarat dengan tepat, saya mengerang kesakitan, mungkin begitu juga dengan dia. Karena setau saya, menyengat bagai sang lebah adalah berarti bunuh diri. Wew…

Saya segera mengkibaskan tangan dan beberapa saat terperangah, memandangi telunjuk tanpa tahu harus berbuat apa. Kemudian murid saya datang, menyadari bahwa saya tersengat, dan segera membawakan sebotol minyak. Entah minyak apa. Semua masih saya ingat dan seolah terekam dalam gerak lambat.

Sampai beberapa saat, nyeri itu masih terasa. Bengkak. Ahh.. saya jadi kuatir, kumatlah penyakit saya untuk bergulat dengan pikiran sendiri

β€œApakah tangan saya akan diamputasi?”

β€œLoh.. Apa berefek sampai segitunya?”

β€œYaa.. jangan nanya, wong saya juga gag tau..”

Dan perdebatanpun diakhiri saat jam menunjuk pukul setengah 9, saya harus segera pulang dan googling! Saya harus tau sejauhmana lebah itu membuat saya terluka. Dan setelah mencari.. Saya dapat info ini :

Setelah β€˜ledakan tajam sakit’ saat insiden, bagian tubuh akan memerah, bengkak dan sakit. Ungkapan tersebutlah yang bisa menggambarkan sengatan lebah. Sakit yang diakibatkan sengatan lebah terdiri dari β€˜dua lapis’.

Yaitu :

Pertama, ketika lebah mengeluarkan zat kimia yang disebut melitin ke dalam korbannya. Racun ini langsung memicu reseptor sakit dan menimbulkan sensasi terbakar.

Kedua, karena sengatan lebah seperti tusukan pedang, ketika masuk ke dalam kulit β€˜duri’ lebah tetap tertinggal di dalam kulit.

Makin lama sengatan berada dalam kulit, makin banyak racun keluar dan terus menyerang selama beberapa menit. Selama Anda tak alergi pada racun lebah, sistem kekebalan akan bereaksi dengan mengirim cairan untuk mengeluarkan melitin dalam tubuh, kulit pun memerah dan bengkak.

Rasa sakit akibat sengatan lebah bisa bertahan selama beberapa hari, namun bisa diredakan dengan kompres dingin atau sebuah antihistamin.

Setelah tahu seperti itu adanya, lega saya. Tinggal beberapahari kompres dengan air dingin,Β  semuanya akan baik- baik saja.πŸ˜€

Dan sekarang.. Saya bisa tidur nyenyak tanpa harus berpikir apakah tangan saya jadi diamputasi atau tidak. Hahahaah

Tulisan ini diikutsertakan pada kontesMy First Giveaway: Pengalaman Pertama

47 thoughts on “Luka pertama

  1. berknjung sambil takbiran neh,,,,
    Selamat Idul Adha 1432 HπŸ™‚
    salam kenal dan mau kasih ini ….

    β–‘β–‘β–ˆβ–‘β–ˆβ–€β–€β–‘β–ˆβ–€β–ˆβ–€β–ˆβ–‘β–ˆβ–€β–ˆβ–‘β–ˆβ–€β–ˆβ–‘β–ˆβ–‘β–‘β–‘
    β–‘β–‘β–ˆβ–‘β–ˆβ–€β–‘β–‘β–ˆβ–‘β–ˆβ–‘β–ˆβ–‘β–ˆβ–„β–ˆβ–‘β–ˆβ–‘β–ˆβ–‘β–ˆβ–‘β–‘β–‘
    β–„β–„β–ˆβ–‘β–ˆβ–„β–„β–‘β–ˆβ–‘β–‘β–‘β–ˆβ–‘β–ˆβ–‘β–‘β–‘β–ˆβ–„β–ˆβ–‘β–ˆβ–„β–„β–‘

    visit back oke!πŸ™‚

  2. Pingback: #pencitraan | Wahyu Chandra

^^Siilahkan berKomentar.. ^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s