Selamat Lebaran

Haii.. bagaimana ramadhan kalian?:) sehat semua yaa.. hehe.

Ini bulan puasa pertama didampingi suami. Rasanya? Duh.. seneeeng banget. Yang kadang bikin sedih, dua minggu puasaan bareng, nggak pernah sekalipun nyiapin sahur dan buka si mas.:/ Seringnya malah dia nyiapin buat sahur, manasin lauk dan sebagainya sampai saya bangun. Ahh..

Pernah, malam pas kita laper tapi nggak pengen keluar uang.😆 Akhirnya saya nawarin buat masak mi, eh malah si mas yang masak. “Mas laper dek, kalau adek yang masak nanti nggak enak terus mas nggak jadi maem.”:/ Dan yaa.. harus diakui itu mi terenak yang pernah saya makan! Haha..

Jalan bulan ketiga dan merasa setuju dengan apa yang orang bilang : menikah seperti menaiki roller coaster! Kadang senang sedih bergantian dengan cepat. Malah, treatment yang sama bisa jadi effect nya beda. #halah

Minggu lalu tenggorokan saya sakit, tengah malam badan demam tinggi. Bolak balik ke kamar mandi buat ngompres kepala sendiri. Sengaja sembunyi- sembunyi supaya Continue reading

Mancing

Cerita ini agak telat, tapi biar saja.😀 Saya baru ada mood nulis. Hehehe.

Sabtu (14/5) lalu saya habiskan di rumah mertua (uhhuk). Niatnya mau pacaran keluar tapi batal karena hujan. Si mas dan saya menimang- nimang rencana keesokan harinya : mancing atau nonton pawai bunga.

Minggu pagi, baru dapat info yang ternyata pawai bunga dijadwalkan minggu depannya.:) jadi ya jelas sudah, kami pergi mancinggg!! Kekasih nggak kebiasa bangun pagi kalau sabtu minggu, jadinya agak kaget pas mas bangun setengah 7. “Ahh.. bangun. Siap- siap. Mau nyenengin istri.” Wwooaaa…😀

image

Jadilah kita berangkat ke Wisata Ikan dan Pemancingan Kalanganyar – Sidoarjo. Kami bawa 2 pancing dan bekal jajan banyak. Haha.

Sampai di kolam, masih sepi. Jadi bisa milih tempat. Sengaja nyari yang Continue reading

Pindahan

Sejak berencana menikah, si mas dan saya memang ingin sama- sama tinggal di Surabaya. Dalam waktu dekat, kerjaan saya tidak memungkinkan untuk ditinggal, tapi pelan- pelan akan bisa diurus dari jarak jauh. Insha Allah.:) kemarin sudah pernah coba untuk 2 minggu, lancar kok. Semoga lancar terus…

Hari ini (1/6) saya mulai ngurus surat pindah. Ini panjang dan cukup melelahkan.

Langkah 1 : minta surat pengantar dari RT dan RW setempat.

Langkah 2 : meminta surat pengantar dari desa.
Jangan lupa persiapkan dokumen berikut :
1. Surat pengantar dari RT dan RW
2. KK dan KTP asli dan salinannya
3. Salinan akta dan ijasah
4. Fotokopi buku nikah yang di legalisir KUA
5. Pas foto dengan background merah 11 lembar (untuk desa butuh 6 sisanya untuk skck)
6. Persiapkan ktp suami (untuk menyalin alamat yang dituju)
7. Alasan pindah
8. Pengikut (bagi yang mempunyai anak)

Di desa, saya dibuatkan beberapa Continue reading

Not A Bad Thing

Hai hai…

Lama sejak saya tidak melajang, blog ini terabaikan. Maaf..:)

Post tentang pernikahan sengaja saya tunda sampai foto- fotonya jadi, yang sampai sekarang belum ada kabar. Hahaha.

Sementara, saya pengen cerita.

Hati dan hidup saya pernah berantakan, lulusan sarjana tanpa pekerjaan dan ditinggalkan dalam keadaan terpuruk itu.

Tahu harus berlari tapi yang tidak saya tahu adalah tujuannya. Kemana? Saya bangkit sebisanya, menemukan teman dan berusaha terlihat hidup normal.

Waktu berjalan lambat sekali. Saya dekat dengan entah tiga atau empat lelaki. Bahkan kembali berhubungan dengan teman- teman SMA yang dulu sengaja saya hindari.😀 tapi tidak sedang ingin memilih. Ibuk mengibaratkan saya seperti layangan putus. Itu benar.

Kekasih dan saya sama- sama tidak tahu bagaimana bisa saling punya kontak bbm. Hari itu malam minggu yang sepi, ada pm di bbm (semacam status di fb) kurang lebih begini : malam minggu dewean. Saya tanggapi dengan emotikon toss. Iya, tanpa maksud apa- apa, hanya spontan saja. Lalu, kami berkenalan sekali lagi – sebelumnya kami pernah kenal sewaktu kuliah. Setelahnya, tidak ada apa- apa hanya basa basi tentang kamera atau kegiatan kampus.

Bulan berganti, kehidupan saya membaik sampai masa lalu hadir dalam dua pekan yang singkat. Hati saya Continue reading

My Prewedding Story [H – 1]

Wew.. hari- hari berlarian. Besok adalah hari dimana saya melepas masa lajang. Perasaan saya gak keruan. Barangkali menulis bisa membuat pikiran saya tenang.:)

Selasa (19/04) saya pulang kecapekan dan sudah nggak sempat nulis. Seharian ngajar dari pagi, malamnya ke Pak Abdullah (guru SMP) sowan sekaligus ngirim undangan. Hihihi. Saya dulu nggak sempat mikir akan ngundang guru karena malu, tapi ini pesanan Pak Abdullaj : ya diundang to mbak, malah seneng ketemu muridnya sudah gede, sukses, berarti gurunya berhasil. Llah…

Rabu, murid sudah saya liburkan, maju sehari dari rencana awal. Apa pasal? Rumah saya hari itu harus dikosongkan, mumpung masih ada tukang. Seharian saya ke kediri, ke natasha dan keliling beli- beli kebutuhan yang kurang.

Malamnya, Continue reading

My Prewedding Story [H – 4]

Hari yang melelahkan… begini ternyata persiapannya mau menikah. Hehe.

Senin (18/04) pagi, berangkat ke tempat jahit untuk fitting bajunya ibuk. Baguss. Sudah jadi 80%, bagus banget! Jam 12 siangnya saya balik lagi untuk nganter mak dan dek fifi ngukur. Mbak Sesylia sudah bersedia, paling lambat Jumat jadi. Ini bener- bener mepet.😀

Nah, baju saya sudah dibawa pulang. Eh, pas dicoba lagi, nggak muat! Padahal itu belum pakai manset. Hehe. Entah ibuk saya yang kurang bisa benerin resletingnya apa saya bertambah lebar.😆 semoga aja pas harinya itu bisa bagus dipakai. Amin.

Ohya, sepatu sudah jadi. Bagus bangett.. sesuai sama baju saya, sesuai juga sama keinginan saya. Di prosesi itu saya turun dari lantai 2, cukup mencemaskan, apalagi dengan sepatu tinggi. Jadi, kemarin saya coba jalan pakai sepatunya, Alhamdulillah nyaman. Tapi ya nggak tahu juga, kalau dengan sepatu dan baju nya yang berekor puanjang dan

Continue reading